Digilib Tugas Akhir Mahasiswa

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :

PEMBUATAN SITEPLAN PERUMAHAN DARI HASIL TOPOGRAFI DENGAN METODE POLIGON TERTUTUP DI PENAJAM PASER UTARA

Abstrak (Abstracts)

Housing is a group of houses that functions as a residential or residential environment equipped with environmental facilities and infrastructure (UU No.4 of 1992). Therefore, housing is an important element in the development of a region. Therefore in making housing it should be included in the planned housing site plan. Which is where the site plan is a form of activity that is related to the planning of a land or area that will be built by building facilities or architectural facilities, such as: buildings or buildings, roads and bridges. In making a site plan in a residential area, the term related to land use in an area is used. By paying attention to and considering aspects of land use that relate to the density of the residential to be planned. In making this site plan the method used is quantitative descriptive analysis that is collecting data through field studies or direct observations to produce topographic maps. The making of this topographic map uses the open polygon method to get the total area of North Penajam Paser housing. After the calculation is done, the area built in Penajam Paser Utara Housing consists of an area of housing facilities (built) of 63.98% and an area of environmental facilities (open) of 36.02% with a total of 32,618 m2 which means that it meets the requirements of comparison between the built and open areas, namely at 70%: 30%. Penajam Paser Utara Housing plans residential buildings as many as 126 type 36 houses and 59 type 45 houses.

Perumahan ialah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana lingkungan (UU No.4 tahun 1992). Oleh karena itu, perumahan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan suatu wilayah. Maka dari itu dalam pembuatan perumahan sebaiknya di sertakan site plan perumahan yang telah di rencanakaan. Yang dimana site plan salah satu bentuk kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan dari suatu lahan atau kawasan yang akan didirikan sarana bangunan atau fasilitas arsitektural, seperti: bangunan atau gedung, jalan dan jembatan. Dalam pembuatan site plan dalam kawasan perumahan, digunakan istilah yang berhubungan dengan tata guna lahan di suau kawasan. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan aspek tata guna lahan tersebut yang berkaitan dengan tingkat kepadatan dari hunian yang akan di rencanakan. Dalam pembuatan site plan ini metode yang di gunakan ialah analisa dekriptif kuantitatif yaitu pengumpulan data melalui studi lapangan atau pengamatan langsung agar menghasilkan peta topografi. Pembuatan peta topografi ini menggunakan metode poliygon terbuka agar mendapatkan luas keseluruhan perumahan Penajam Paser Utara. Setelah dilakukan perhitungan maka luas lahan yang dibangun pada Perumahan Penajam Paser Utara terdiri dari luas fasilitas perumahan (terbangun) 63,98 % dan luas fasilitas lingkungan (terbuka) 36.02% dengan total 32.618 m2 yang artinya memenuhi syarat perbandingan antara wilayah terbangun dengan wilayah terbuka yaitu sebesar 70% : 30%. Perumahan Penajam Paser Utara merencanakan bangunan hunian sebanyak rumah type 36 sebanyak 126 unit dan rumah type 45 sebanyak 59 unit.

Keyword : Site Plan, Perumahan, Topografi

Nilai Properti

: AZMI FADHAL

: 922016004

: Politeknik Negeri Balikpapan

: TEKNIK SIPIL

: 2019

: Indonesia

: Tugas Akhir

: Prepustakaan Poltekba


 

Download Full Text

Pembimbing

Mohamad Isram M.Ain, S.T., M.Sc

E-mail :

www.poltekba.ac.id

Totok Sulistyo, S.T., M.T.

E-mail :totok.sulistyo@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id