https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PEMBUATAN TUGAS AKHIR
Abstrak (Abstracts)
M. Bayu Ade Husein, 2020. The Making of pressured snakehead fish as an alternative to processing snakehead fish with pressured cooker, Final Project, culinary art Program, Balikpapan State Polytechnic, 2020. Ruan fish or widely known as snakehead fish (Channa striata) is one of the potential food ingredients that can be used as a source of antioxidants because it has a high nutritional content, namely the protein content in 100 grams of snakehead fish meat 25.2 grams (Santoso, 2009). . FAO statistical data (2000) states that the total production of Ruan Fish from cultivation in 2003 was 5,448 tons and increased in 2004 to 11,498 tons, while from the catch in 2003 it was 7,327 tons and increased in 2004 by 16,528 tons. The purpose of the researcher conducted research on making pressured snakehead fish as an alternative to processing snakehead fish with pressured cooker. The nutritional content of snakehead fish and adding processed variants of snakehead fish. The snakehead fish that were used in this research come from the city of Balikpapan. The fish will be processed by pressured cooker using three spices, they were yellow spices, orange spices, and red spices, after which an organoleptic test is carried out to collect data on the level of preference and quality level of the panelists on the presto ruan, based on the calculation results obtained that formula 2 uses orange seasoning. As the best formulation, with the results of the hedonic quality test it got the orange color category with a value of 3.84, the scent category does not smell like snakehead fish with a value of 4.00, the texture category feels soft with a value of 3.96, and the taste category does not taste fishy with a value of 3.68. M. Bayu Ade Husein, 2020. Pembuatan Presto Ruan salah satu olahan ikan dengan cara di presto berbahan dasar ikan gabus, Tugas Akhir, Program Studi Tata Boga, Politeknik Negeri Balikpapan, 2020. Ikan Ruan atau yang lebih dikenal dengan nama ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu bahan pangan potensial yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan karena memiliki kandungan gizi yang tinggi yaitu kadar protein dalam 100 gram daging ikan gabus 25,2 gram (Santoso, 2009). Data statistik FAO (2000) menyebutkan jumlah produksi Ikan Ruan dari hasil budidaya pada tahun 2003 sebanyak 5.448 ton dan meningkat pada tahun 2004 mencapai 11.498 ton sedangkan dari hasil tangkapan pada tahun 2003 sebanyak 7.327 ton dan meningkat pada tahun 2004 sebesar 16.528 ton. Tujuan penulis melakukan penelitian tentang pembuatan presto ruan sebagai alternative pengolahan ikan dengan cara di presto, kandungan gizi yang di miliki ikan gabus dan menambah varian olahan dari ikan gabus. Ikan gabus yang digunakan berasal dari kota Balikpapan. Ikan akan diolah dengan cara di presto menggunakan tiga bumbu yaitu bumbu kuning, bumbu oranye, dan bumbu merah, setelah itu dilaksanakan uji organoleptik untuk mengambil data tingkat kesukaan dan tingkat mutu panelis terhadap presto ruan, berdasarkan hasil perhitungan didapat bahwa formula 2 dengan menggunakan bumbu oranye sebagai formulasi terbaik, dengan hasil uji mutu hedonik adalah kategori warna berwarna oranye dengan nilai (3.84), kategori aroma tidak beraroma ikan gabus dengan nilai (4.00), kategori tekstur terasa lembut dengan nilai (3.96), dan kategori rasa tidak terasa amis dengan nilai (3.68).

Keyword : pembuatan presto ruan , uji hedonik, uji mutu hedonik.

Nilai Properti
: M. BAYU ADE HUSEIN, : 942017054, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TATA BOGA, : 2020, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ria Setyawati, S.PD.T., M.Pd.

E-mail :ria.setyawati@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Abdul Gafur, S.Pd., M.Pd.

E-mail :abdul.gafur@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id