https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH KOTA BALIKPAPAN (STUDIKASUS KELURAHAN BARU ULU)
Abstrak (Abstracts)
ABSTRACT Clean water is the necessity of every living being. Therefore the availability should be very considered. Like other cities in Indonesia, Balikpapan is also faced with the problem of clean water. This is due to the rapid population growth and the appointment of the New State Capital in the Penajam Paser Utara area which makes Balikpapan as a buffer zone of the Nation Capital. In this study, the population projection is projected where the population projection is in 2020 based on the data of the last 5 years population by using an exponential formula, to know the clean water that our community can calculate from the population, to meet the needs of clean water alternative communities other than PDAM water and in well or groundwater flow, namely rainwater using rainwater harvesting method that utilizes the area expected by this method can provide an alternative solution for the availability of clean water for the community. Based on the results of the analysis, the availability of clean water can meet the needs of clean water for the people of Kelurahan Baru Ulu . Sufficient availability of clean water is obtained from the amount of PDAM water availability with rainwater harvesting availability. PDAM water availability amounted to 121,116 m3/year, and rainwater harvesting availability amounted to 777,474 m3/year while the communitys clean water needs amounted to 994,893 m3/year. ABSTRAK Air bersih merupakan kebutuhan dari setiap makhluk hidup. Untuk itu ketersediaanya harus sangat diperhatikan. Seperti hal-nya kota-kota lain di Indonesia, Balikpapan juga dihadapkan pada permasalahan air bersih. Hal ini dikarenakan pertumbuhan penduduk yang sedemikian pesat serta penunjukan Ibukota Negara Baru di wilayah Penajam Paser Utara yang menjadikan Balikpapan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara. Dalam penelitian ini dilakukan proyeksi jumlah penduduk dimana proyeksi jumlah penduduk ditahun 2020 berdasarkan data jumlah penduduk 5 tahun terahir dengan menggunakan rumus eksponensial, untuk mengetahui air bersih yang digunakan masyarakat kita dapat menghitung dari jumlah penduduk tersebut, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat alternatif selain dari air PDAM dan air tanah/sumur, yaitu air hujan menggunakan metode Rainwater Harvesting/Pemanenan Air Hujan dimana memanfaatkan luas area wilayah yang diharapkan dengan metode ini dapat memberikan solusi alternatif untuk ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, ketersediaan air bersih dapat mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kelurahan Baru Ulu. Ketersediaan air bersih yang dapat mencukupi diperoleh dari jumlah ketersediaan air PDAM dengan ketersdiaan Rainwater Harvesting. Ketersedian air PDAM sebesar 121.116 m3/tahun, dan ketersediaan Rainwater Harvesting sebesar 777.474 m3/tahun sedangkan kebutuhan air bersih masyarakat sebesar 994.893 m3/tahun.

Keyword : Kebutuhan Air bersih, ketersediaan PDAM, Ketersediaan Rainwater harvesting, neraca air

Nilai Properti
: MUHAMMAD ICHSAN PRAYOGI, : 922017042, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2020, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ezra Hartarto Pongtuluran, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T.

E-mail :emil.azmanajaya@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id