https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BUBUT BESI TERHADAP KUAT LENTUR BETON BERSERAT GALVANIS
Abstrak (Abstracts)
ABSTRACT Galvanized wire and iron lathe are alternative fiber types in fiber concrete mixes. Galvanized wire has flexural properties, no corrosion it is relatively inexpensive, while iron lathe waste is known to increase the flexural strength of beams. The study uses 5 cm long galvanized wire with 2% cement by weight and uses iron lathe waste from PT. Perkasa Steal. The purpose of this study is to obtain the value of the flexural strength of the beam. The test specimens used were 15 samples with a variation of 3 pieces each, with the code for normal concrete specimens (NA-NB-NC), 2% galvanized fiber concrete (2A-2B-2C), galvanized fiber concrete with iron lathe variation 10% (10A-10B-10C), galvanized fiber concrete with iron lathe variation 12% (12A-12B-12C), galvanized fiber concrete with iron lathe variation 14% (14A-14B-14C). The test was carried out when the concrete was 28 days old. With a plan of 22.5 MPa concrete quality, the method of mixing concrete using SNI 03-2834-2000. The test results are the average value of the flexural strength of normal concrete is 0.900 MPa, the flexural strength of galvanized fiber concrete is 0.975 MPa, the flexural strength of galvanized fiber concrete with the addition of waste iron lathe with a variation of 10% is 1.425 MPa, a variation of 12% is 0.825 MPa, variations 14% is 1,125 MPa. The highest percentage of flexural strength increase ratio for normal concrete is 10% variation of 58.333% and for galvanized fiber concrete is 10% variation of 46.154%. Keywords: galvanized fiber concrete, iron lathe waste, flexural strength ABSTRAK Kawat galvanis dan limbah bubut besi merupakan alternatif jenis serat dalam campuran beton serat. Kawat galvanis memiliki sifat lentur, tidak korosi dan relatif murah sedangkan limbah bubut besi diketahui dapat menaikkan kuat lentur balok. Penelitian ini menggunakan kawat galvanis panjang 5 cm dengan 2% berat semen dan menggunakan limbah bubut besi yang berasal dari PT. Perkasa Steal. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan nilai kuat lentur balok. Benda uji yang digunakan sebanyak 15 buah sampel dengan variasi masing-masing 3 buah, dengan kode benda uji beton normal (NA-NB-NC), beton beserat galvanis 2% (2A-2B-2C), beton berserat galvanis variasi bubut besi 10% (10A-10B-10C), beton berserat galvanis variasi bubut besi 12% (12A-12B-12C), beton berserat galvanis variasi bubut besi 14% (14A-14B-14C). Pengujian dilakukan saat umur beton 28 hari. Dengan rencana mutu beton 22.5 MPa, metode pencampuran beton menggunakan SNI 03-2834-2000. Dari hasil pengujian diperoleh nilai rata-rata kuat lentur beton normal adalah 0.900 MPa, kuat lentur beton berserat galvanis adalah 0.975 MPa, kuat lentur beton berserat galvanis dengan penambahan limbah bubut besi variasi 10% adalah 1.425 MPa, variasi 12% adalah 0.825 MPa, variasi 14% adalah 1.125 MPa. Persentase perbandingan kenaikkan kuat lentur tertinggi untuk beton normal adalah variasi 10% sebesar 58.333% dan untuk beton berserat galvanis adalah variasi 10% sebesar 46.154%. Kata kunci: beton berserat galvanis, limbah bubut besi, kuat lentur

Keyword : galvanized fiber concrete, iron lathe waste, flexural strength

Nilai Properti
: RACHMAWATI SUCI KHASANAH, : 922018013, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Karmila Achmad, S.T., M.T.

E-mail :karmila.achmad@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Masrul Huda, M.A.

E-mail :masrul.huda@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id