https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PEMBUATAN PETA TOPOGRAFI UNTUK PERENCANAAN CUT AND FILL PADA PROYEK PERUMAHAN PERMATA GADING
Abstrak (Abstracts)
The development of new housing areas in the city of Balikpapan requires a topographic map for site plan planning, For the development of residential areas located in hilly areas is not easy because it has varying surface reliefs so planners make observations on the location and do data collection so that they can know the topographic map of the location, with the topographic map of the developer of the residential area can plan the calculation of the volume of excavations and heaps N.Calculation is done by manual analysis using the method of average transverse pieces and the method of elongated pieces, this method is used to calculate the volume of excavations and heaps in which the data used is topographic measuring data. The result of the calculation of volume using the method of transverse pieces is obtained by digging volume = 805,839 m³ and heap = 473,900 m³. While the method of elongated pieces obtained the volume of the dig = 986,808 m³ and heap = 435,696 m³. From the average calculation results of both methods used as assumptions of native land reserves, which is 454,798 BCM with a total average heap volume of 896,323 m³. if it is assumed that the landfill is a regular type of soil, then the volume of looseness = 568.4975 LCM and the volume of solid conditions = 409.3182 CCM. with this amount, it has an excess of 159.1793 m³ of land to meet the total volume of heaps. Keywords : Topography, Volume Of Excavations And Heaps Pengembangan area perumahan baru di kota Balikpapan membutuhkan peta topografi untuk perencanaan site plan, Untuk pengembangan area perumahan yang berada pada wilayah bermorfologi perbukitan tidaklah mudah karena memiliki relief permukaan yang bervariasi sehingga perencana melakukan observasi pada lokasi dan melakukan pendataan sehingga dapat mengetahui peta topografi lokasi tersebut, dengan adanya peta topografi pengembang area perumahan dapat merencanakan perhitungan volume galian dan timbunan. Perhitungan dilakukan dengan analisis manual menggunakan metode potongan melintang rata-rata dan metode potongan memanjang, metode ini digunakan untuk menghitung volume galian dan timbunan yang dimana data yang digunakan merupakan data pengukuraan topografi. Hasil perhitungan volume mengunakan metode potongan melintang rata – rata diperoleh volume galian = 805.839 m³ dan timbunan = 473.900 m³. Sedangkan metode potongan memanjang diperoleh volume galian =986.808 m³ dan timbunan = 435.696 m³. Dari rata-rata hasil perhitungan kedua metode digunakan sebagai asumsi cadangan tanah asli, yaitu 454.798 BCM dengan total volume timbunan rata rata adalah 896.323 m³. Jika diasumsikan tanah timbunan tersebut adalah jenis tanah biasa, maka volume gembur = 568.4975 LCM dan volume kondisi padat = 409.3182 CCM. dengan jumlah tersebut, memiliki kelebihan sebanyak 159.1793 m³ tanah untuk memenuhi total volume timbunan. Kata Kunci : Topografi, Volume Galian Dan Timbunan

Keyword : Kata Kunci : Topografi, Volume Galian Dan Timbunan

Nilai Properti
: CHAIRUL RIZAL RIVALDI ANDHINI, : 922018016, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Totok Sulistyo, S.T., M.T.

E-mail :totok.sulistyo@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Mahfud, S.Pd., M.T.

E-mail :mahfud@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id