https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BUBUT BESI PADA KUAT TARIK BELAH DAN KUAT LENTUR BETON SERAT
Abstrak (Abstracts)
Iron lathe fiber is a lathe waste from lathe workshop that can be used as an additive to concrete. Iron lathe fiber can increase the splitting tensile strength and the flexural strength of concrete so this study is expected to obtain an increase in splitting tensile strength and flexural strength of concrete. This study uses an experimental method, test objects are in 2 forms of cylinders and blocks with 4 variations of fiber addition, 0% as normal concrete, 10%, 12% and 14% of the cement weight, each variation has 3 test objects with a total of 24 test objects. Concrete testing was conducted at the age of 28 days. The results of splitting tensile strength test show that the addition of iron lathe to the weight of cement has increased in 0%, 10% and 12% variations with average of 7,259 MPa, 8,593 MPa, 8,741 MPa and decreased in 14% variation of 0,184% from normal concrete with average splitting tensile strength of 8,593 MPa. The average flexural strength values are 1,050 MPa, 1,200 MPa, 1,556 MPa, and 1,575 MPa at 0%, 10%, 12%, and 14% variations. Serat bubut besi merupakan limbah bubut dari bengkel bubut yang dapat digunakan sebagai bahan tambah pada beton. Serat bubut besi ini dapat meningkatakan kuat tarik belah dan kuat lentur beton sehingga diharapkan penelitian mendapatkan peningkatan kuat tarik belah dan kuat lentur pada beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, terdapat 2 bentuk benda uji yaitu silinder dan balok dengan 4 variasi penambahan serat yaitu 0% sebagai beton normal, 10%, 12% dan 14% terhadap berat semen, terdapat 3 benda uji disetiap variasi dengan total keseluruhan 24 benda uji. Pengujian beton pada umur 28 hari. Hasil pengujian kuat tarik belah menunjukan bahwa penambahan limbah bubut besi teradap berat semen mengalami peningkatan pada variasi 0%, 10% dan 12% dengan rata-rata sebesar 7,259 MPa, 8,593 MPa, 8,741 MPa dan mengalami penurunan pada variasi 14% sebesar 0,184% dari beton normal dengan nilai kuat tarik belah rata-rata sebesar 8,593 MPa. Nilai kuat lentur rata-rata sebesar 1,050 MPa, 1,200 MPa, 1,556 MPa, dan 1,575 MPa pada variasi 0%, 10%, 12%, dan 14%.

Keyword : concrete, flexural strength, splitting tensile strength, iron lathe fiber

Nilai Properti
: RAHMA SUKMAWATI, : 922018023, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Karmila Achmad, S.T., M.T.

E-mail :karmila.achmad@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Mariatul Kiptiah, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id