https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PERBANDINGAN PERHITUNGAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI MINI PILE BERDASARKAN CPT DAN PDA TEST (Studi Kasus : Proyek Gedung Baru Puskesmas Sambutan Kota Samarinda)
Abstrak (Abstracts)
Foundation is the lower structure of the building that is directly related to the ground, or part of the building located below the ground that has the function of shouldering the load of the building part above it (Bowles, 1997). The purpose of this study is to know the carrying capacity of the foundation and the decrease of existing foundations if calculated by several methods with CPT data then compared to the results of PDA Test tests in the field. Manual calculation of foundation carrying capacity based on CPT data is using Aoki de Alencar, Bagemann, deRuiter&Beringen, Mayerhoff, and Nottingham&Schmertman methods. After the calculation of carrying capacity, followed by the calculation of decrease using Poulos and Davis method at 2 CPT testing points. The result of the comparison of the five methods of foundation carrying capacity with CPT data that is closest to PDA Test data is mayerhoof method at point S.01 (52.66 Ton) against both points of PDA Test namely P-17C (26.96 Ton) and P-4B (45.99 Ton). The Mayerhoof method at point S.02(28.11 Ton) is closest to the PDA Test point P-17C(26.96 Ton) while bagemann method at point S.02 (42.42 Ton) is closest to P-4B Test point(45.99 Ton). As for the calculation of the pole drop using poulos method and Davis obtained the closest results both points PDA Test P-17C(8.064mm) and P-4B (7,792 mm) is nottingham&schertmann method at sondir point S.01(7.9 4mm) while the method with the closest result to the second drop in PDA Test points P-17C(8.064mm) and P-4B(7,792mm) is the deRuiter&Beringen method at sondir point S.02(8.81mm) Pondasi adalah struktur bagian bawah bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yang terletak dibawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bagian bangunan diatasnya (Bowles, 1997). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung pondasi dan penurunan pondasi yang ada jika dihitung dengan beberapa metode dengan data CPT kemudian dibandingkan dengan hasil pengujian PDA Test yang ada di lapangan. Perhitungan manual daya dukung pondasi berdasarkan data CPT yaitu menggunakan metode Aoki de Alencar, Bagemann, deRuiter&Beringen, Mayerhoff, dan Nottingham&Schmertman. Setelah perhitungan daya dukung, dilanjutkan dengan perhitungan penurunan menggunakan metode Poulos dan Davis pada 2 titik pengujian CPT. Hasil dari perbandingan kelima metode daya dukung pondasi dengan data CPT yang paling mendekati data PDA Test yaitu Metode Mayerhoof pada titik S.01(52,66 Ton) terhadap kedua titik PDA Test yaitu P-17C(26,96 Ton) dan P-4B (45,99 Ton). Metode Mayerhoof pada titik S.02(28,11 Ton) paling mendekati titik PDA Test P-17C(26,96 Ton) sedangkan Metode Bagemann pada titik S.02(42,42 Ton) yang paling mendekati titik PDA Test P-4B(45,99 Ton). Sedangkan untuk perhitungan penurunan tiang pancang menggunakan metode Poulos dan Davis didapatkan hasil yang paling mendekati kedua titik PDA Test P-17C(8,064mm) dan P-4B(7,792 mm) adalah metode Nottingham&Schertmann pada titik sondir S.01(7,94mm) sedangkan metode yang hasilnya paling mendekati terhadap hasil penurunan kedua titik PDA Test P-17C(8,064mm) dan P-4B(7,792mm) adalah metode deRuiter&Beringen pada titik sondir S.02(8,81mm)

Keyword : Foundation, Foundation Carrying Capacity , CPT, PDA Test

Nilai Properti
: NADHILAH NUR RAMADHAN, : 922018049, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ir. Ali Arifin Soeparlan, M.T.

E-mail :ali.arifin@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Karmila Achmad, S.T., M.T.

E-mail :karmila.achmad@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id