https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN PERBANDINGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE DIRGOLAKSONO & MOCHTAR (D&M) (STUDI KASUS JALAN MULAWARMAN STA +11.000 – STA +15.225)
Abstrak (Abstracts)
The road is a facility for the community in order to achieve a goal in carrying out economic, social and other activities. The Mulwarman road section is one of the main roads connecting cities in East Kalimantan and is also one of the roads leading to the Balikpapan-Samarinda toll gate. This road section has a fairly heavy traffic activity because on the Mulawarman road section there are several companies located along the road. From this, many vehicles pass through the road with a fairly heavy load. The results of road observations carried out on this road section showed some damage caused by several factors such as increasing road age, poor asphalt quality, puddles of water on the surface and increasing volume of vehicles crossing the road. Observations that have been made on the Mulawarman STA 11+000 to 15+225 roads aim to determine road conditions using the Pavement Condition Index (PCI) method and the Dirgolaksono & Mochtar (D&M) method by dividing the road into several segments, each segment is 50 meters. Then, each segment is visually observed and measured to identify the type of damage that exists. The results of the study using a comparison of two methods namely PCI and D&M showed the average result with the PCI method was 81.8 (very good) with the most severe conditions at STA 2+700 to 2+750 with a value of 49 (enough) and the average result with The D&M method is TDP 9.88 (good), NKD 4.31 (good) and RQ 1 which shows good condition, but in the D&M method the worst condition is STA 1+100 to 1+150 with a score of 60 (poor). With the comparison of the two methods used, it is necessary to maintain P6 at STA 1+100 to 1+150, namely leveling the pavement and carrying out routine maintenance on the road to maintain road conditions so that they continue to function optimally and reach the planned age. Jalan merupakan fasilitas bagi masyarakat agar dapat mencapai suatu tujuan dalam melakukan kegiatan ekonomi, sosial dan aktivitas lainnya. Ruasa jalan Mulwarman merupakan salah satu jalan utama penghubung antar kota yang ada di Kalimantan Timur dan juga sebagai salah salah satu jalan menuju pintu Tol Balikpapan-Samarinda. Ruas jalan ini memiliki aktifitas lalu lintas yang cukup padat dikarenakan pada ruas jalan Mulawarman terdapat beberapa perusahaaperasahaan yang berlokasi disepanjang jalan tersebut. Dari hal tersebut banyak kendaraan-kendaraan yang melewati jalan tersebut dengan beban yang cukup berat. Hasil pengamatan jalan yang dilakukan diruas jalan tersebut, terdapat beberapa kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor sepert umur jalan yang bertambah, kualitas aspal yang kurang baik, genangan air pada permukaan dan meningkatnya volume kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Pengamatan yang telah dilakukan pada ruas jalan Mulawarman STA 11+000 s.d 15+225 bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Dirgolaksono & Mochtar (D&M) dengan membagi jalan beberapa segmen yaitu tiap segmen 50 meter. Kemudian, tiap segmen dilakukan pengamatan secara visual dan pengukuran untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang ada. Hasil penelitian dengan menggunakan perbandingan dua metode yaitu PCI dan D&M menunjukan hasil rata-rata dengan metode PCI yaitu 81.8 (sangat baik) dengan kondisi paling parah pada STA 2+700 s.d 2+750 dengan nilai 49 (cukup) dan hasil rata-rata dengan metode D&M yaitu TDP 9.88 (baik), NKD 4.31 (baik) dan RQ 1 yang menunjukan kondisi baik, namun pada metode D&M kondisi paling parah yaitu pada STA 1+100 s.d 1+150 dengan nilai 60 (buruk). Dengan perandingan kedua metode yang digunakan maka perlu pemeliharaan P6 pada STA 1+100 s.d 1+150 yaitu perataan perkerasan jalan dan melakukan pemeliharaan rutin pada jalan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi optimal dan mencapai umur yang dirancanakan.

Keyword : Road Damage, Road Hardening Conditions, Pavement Condition Index, Dirgolaksono & Mochtar

Nilai Properti
: MUH. YUSUF, : 922018058, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Dr. Sara Wibawaning Respati, S.T., M.Sc.

E-mail :sara.wibawaning@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Mohamad Isram M. Ain, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id