https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN KADAR ASPAL PADA HOTMIX TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON (AC-WC).
Abstrak (Abstracts)
Runway is an infrastructure that serves as an aircraft runway to perform takeoff and landing. As the infrastructure used for the main access of aircraft in making movements, the quality of the runway is expected to provide comfort and safety of. Generally for the runway, the type of asphalt used is PEN and PG asphalt, PEN asphalt is used in the center line located at the middle of the runway and PG in the treshold which is at the starting point of the aircraft tire at take off or during the exhalation of the aircraft, the main consideration in determining the quality of the asphalt mixture. The marshall test method itself with the addition of asphalt levels by wet, where from the Marshall test obtained results in the form of Marshall components, namely stability, Cavity in the mixture(Void In The Compacted Mixture / VIM),Air cavity filled with asphalt(Voids Filled with Bitumen / VFB),Cavities between aggregates (Void in the Mineral Aggregat / VMA),and Marshall Results / (Marshall Quotient ( MQ )) Based on the results of the study of 3 variants of asphalt levels of 5%, 6%, 7% using PEN and PG asphalt produced optimum asphalt levels of 7% with a stability value of 3030 kN / mm, Value(flow)of 4.0 mm, For cavity values in concrete asphalt VIM value of 2.71%, VMA value of 16.87%, and value of VFB of 83.97% for variations of PEN asphalt and for PG asphalt variants resulting in optimum asphalt content of 6% with stability value of 3640 kN/mm, Value(flow)of 3.2 mm, For cavity values in concrete asphalt VIM value of 3.32%, VMA value of 15.8%, and value from VFB of 78.39%. In asphalt concrete mixtures with 3 variations in asphalt levels, flow values tend to increase, while stability, QM, density, and air cavity tend to decrease compared to normal asphalt concrete Overall in the addition of mixtures, to lower the pavement and flexibility to be low. Large asphalt rate 7% for Pen with a value of 3234 kN / mm, and for 6%. for Pg with a value of 3640 kN / mm. Runway merupakan infrastruktur yang berfungsi sebagai landasan pesawat terbang melakukan lepas landas dan pendaratan. Sebagai infrastruktur yang digunakan untuk akses utama pesawat terbang dalam melakukan pergerakan, kualitas runway diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan penerbangan.Umumnya untuk runway, jenis aspal yang digunakan adalah aspal PEN dan PG, aspal PEN digunakan dibagia center line yang berada pada bagian tengan runway dan PG dibagian treshold yang berada pada bagian titik awal setuhan ban pesawat pada saat take off atau saat hembusa dari pesawat, Pertimbangan utama dalam menentukan kualitas campuran aspal Metode marshall test sendiri dengan penambahan kadar aspal dengan cara basah, dimana dari pengujian Marshall tersebut didapatkan hasil-hasil yang berupa komponen-komponen Marshall, yaitu stabilitas, Rongga di dalam campuran (Void In The Compacted Mixture/VIM), Rongga udara yang terisi aspal (Voids Filled with Bitumen/VFB), Rongga diantara agregat (Void in the Mineral Aggregat/VMA),dan Hasil Marshall/(Marshall Quotient (MQ)) Berdasarkan hasil dari penelitian dari 3 varian kadar aspal sebesar 5%, 6%, 7% dengan menggunakan aspal PEN dan PG menghasilkan kadar aspal optimum sebesar 7% dengan nilai stabilitas sebesar 3030 kN/mm, Nilai (flow) sebesar 4,0 mm, Untuk nilai rongga dalam aspal beton nilai VIM sebesar 2,71 %, nilai VMA sebesar 16,87 %, dan nilai dari VFB sebesar 83,97% untuk variasi aspal PEN dan untuk varian aspal PG menghasilkan kadar aspal optimum sebesar 6% dengan nilai stabilitas sebesar 3640 kN/mm, Nilai (flow) sebesar 3,2 mm, Untuk nilai rongga dalam aspal beton nilai VIM sebesar 3,32%, Nilai VMA sebesar 15,8%, dan nilai dari VFB sebesar 78,39%. Pada campuran beton aspal dengan 3 variasi kadar aspal, nilai flow cenderung meningkat, Sedangkan stabilitas, QM, density, dan rongga udara cenderung menurun dibandingkan beton aspal normal Secara keseluruhan dalam penambahan campuran, hingga menurunkan perkerasan dan fleksibilitasnya menjadi rendah. Besar kadar aspal 7% untuk Pen dengan nilai 3234 kN/mm, dan untuk dengan 6%.untuk Pg dengan nilai 3640 kN/mm.

Keyword : Lasto (AC-WC), Asphalt Variations, Marshal Quantity

Nilai Properti
: DWI IDARTO, : 922018059, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ezra Hartarto Pongtuluran, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Totok Sulistyo, S.T., M.T.

E-mail :totok.sulistyo@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id