https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
ANALISA PERCEPATAN PEMBANGUNAN GEDUNG BARU PUSKESMAS SAMBUTAN DENGAN METODE FAST-TRACK
Abstrak (Abstracts)
The construction project for the new Sambutan Community Health Center in Samarinda was chosen as a case study due to delays in the implementation of the construction project. This research data uses secondary data on the project, namely: Budget Plan and initial project scheduling (time schedule). From this data, then themethod is Fast-track applied in order to reduce the cost and time of project implementation until it reaches the planned target time so that there are no delays. Method Fast-track is a scheduling method in which the elements of the work is usually done in sequence, it is planned to do together, but still consider the logical connection between these activities. Although it can clearly reduce the duration of the project, it is also worth noting how the effect of the application of this fast-track method on the project implementation costs. The analysis process is carried out by rescheduling in order to compare alternative scheduling with and without Fast-track. From the results of calculations using the Microsoft Office Project 2010 support program, that after applying themethod Fast-track on the critical path can reduce the risk of cost overruns, and can save time for 18 days from the original project implementation time (167 days to 149 days). Meanwhile, the indirect costs also save (efficiency) of Rp. 169.077.186,00 from the initial project costs. Proyek Pembangunan Gedung Baru Puskesmas Sambutan Kota Samarinda dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. Data penelitian ini menggunakan data sekunder pada proyek yaitu : Rencana Anggaran Biaya dan penjadwalan awal proyek (time schedule). Dari data tersebut, kemudian metode Fast-track diterapkan agar dapat mereduksi biaya dan waktu pelaksanaan proyek hingga mencapai waktu target rencana agar tidak terjadi keterlambatan. Metode Fast-track merupakan metode penjadwalan di mana elemen-elemen pekerjaan yang biasa dilakukan secara berurutan, direncanakan untuk dilakukan secara bersama-sama, namun tetap memperhatikan hubungan logis antar kegiatan tersebut. Walaupun secara jelas dapat mereduksi durasi proyek, patut diperhatikan pula bagaimana pengaruh dari penerapan metode fast-track ini terhadap biaya pelaksanaan proyek. Adapun proses analisis dilakukan dengan melakukan penjadwalan ulang agar dapat dilakukan perbandingan alternatif penjadwalan dengan dan tanpa Fast-track. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project 2010, bahwa setelah dilakukan penerapan metode Fast-track pada lintasan kritis dapat mengurangi resiko pembengkakan biaya, serta dapat menghemat waktu selama 18 hari dari waktu pelaksanaan proyek yang semula (167 hari menjadi 149 hari). Sedangkan pada biaya tidak langsung juga terjadi penghematan (efisiensi) sebesar Rp. 169.077.186,00 dari biaya proyek awal.

Keyword : Time, Delay, Fast-track, Critical Path.

Nilai Properti
: RISKA AMALIA ISKANDAR, : 922018026, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Wahyu Yusuf Rio, S.T., M.T.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Fatmawati, S.T., M.T.

E-mail :

www.poltekba.ac.id