https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
"STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN CAMPURAN PASIR SAMBOJA. STUDI KASUS DI JL. KESATRIAAN KM 8 BALIKPAPAN (ARAH STT MIGAS KE ARAH JALAN TEMBUSAN TPA MANGGAR/PANTAI MANGGAR BALIKPAPAN)”
Abstrak (Abstracts)
Each region has different characteristics and soil properties. In this study, it was found that the soil conditions were not good, namely clay soil, where during the dry season the soil had a very hard nature, but during the rainy season the soil became soft. It is very important to know the land problem and make efforts to fix it. The soil improvement method used in this study is the stabilization method. At the research location which is on Jl. Kesatriaan KM 8 (direction STT Migas – TPA Manggar) found many damaged roads, so the author is interested in stabilizing the soil in the area. Samboja sand will be mixed in clay with a percentage of 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. In this study, the soil was classified with the AASHTO classification system, so the soil was included in group A-7 with a presentation that passed the No. sieve. 200 of 40.37%, average moisture content = 36%, Liquid Limit (LL) = 62.28%, Plastic Limit (PL) = 42.28%, Plastic Index (PI) = 42.28%, content optimum water = 18.89%, maximum d = 1.68 gr/cm3, CBR = 0.47%. With the addition of Samboja Sand, the optimum moisture content = 21%, maximum d = 1.88 gr/cm3, the maximum CBR of Samboja Sand mixture = 7.79%. So it can be concluded that the addition of Samboja Sand can improve the bearing capacity of the soil and make the soil condition better than before it was stabilized. Setiap daerah memiliki karakteristik dan sifat-sifat tanah yang berbeda-beda. Pada penelitian ini ditemukan kondisi tanah yang kurang baik yaitu tanah lempung, dimana pada saat musim kemarau tanah tersebut memiliki sifat yang sangat keras, namun ketika musim hujan tanah tersebut sifatnya menjadi lunak. Sangat penting untuk mengetahui permasalahan tanah tersebut dan memberikan upaya untuk memperbaikinya. Metode perbaikan tanah yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode stabilisasi. Pada lokasi penelitian yang berada di Jl. Kesatriaan KM 8 (arah STT Migas – TPA Manggar) ditemui banyak jalan yang rusak, sehingga penulis tertarik melakukan stabilisasi tanah pada kawasan tersebut.Pasir Samboja akan dicampur pada tanah lempung dengan presentase 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Dalam penelitian ini tanah diklasifikasikan dengan sistem klasifikasi AASHTO maka tanah tersebut masuk dalam kelompok A-7 dengan presentasi lolos saringan No. 200 sebesar 40,37%, kadar air rata-rata = 36%, Batas Cair (LL) = 62,28%, Batas Plastis (PL) = 42,28%, Indeks Plastis (PI) = 42,28%, kadar air optimum = 18.89%, γd maksimum = 1.68 gr/cm3, CBR = 0.47%. Dengan penambahan Pasir Samboja kadar air optimum = 21%, γd maksimum = 1,88gr/cm3, CBR campuran Pasir Samboja nilai maksimumnya = 7,79%. Maka dapat disimpulkan dengan adanya penambahan Pasir Samboja ini dapat memperbaiki daya dukung tanah dan membuat kondisi tanah menjadi lebih baik dari sebelum distabilisasi.

Keyword : Soil, Samboja Sand, Stabilization Method

Nilai Properti
: MAULIDYA KINTAN LARASATI, : 922018071, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Mohamad Isram M. Ain, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Tatag Yufitra Rus, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id