https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU ULIN PADA CAMPURAN BETON NORMAL TERHADAP SIFAT BETON SEGAR DAN SIFAT BETON KERASNYA
Abstrak (Abstracts)
The use of sawdust waste in the manufacture of concrete is an environmentally friendly building material. Sawdust waste or sawmills in the industry after the production process has been completed, then the wood waste is piled up or disposed of into rivers which pollutes water, usually wood waste is burned. Ironwood is also resistant to changes in temperature, humidity and the influence of water as an added material in the manufacture of concrete. The resistance of ironwood powder which is not easy to rot and easily decomposes, the addition of ironwood powder produces strong concrete against compressive strength and tensile strength. In this study, using a percentage variation of ironwood saws 0%, 0.05%, 0.1%, 0.5%, 1%, 5%, and 10% of the weight of the sand. The analysis review of this research is porosity, compressive strength, and tensile strength, with a test specimen cylinder 10 cm and a height of 20 cm and a treatment period of 28 days. From this research it is known that with the addition of ironwood sawdust to the concrete, the resulting concrete has an increasing porosity value, with the highest percentage being 17.67% for concrete with a mixture of 10% sawdust. The tensile strength value is quite increased, with the highest being 3,821 MPa for concrete with a mixture of 1% sawdust, with an increase in tensile strength as much as 2.85% for normal concrete. The lowest tensile strength value is 2,228 MPa for concrete with a mixture of 10% sawdust, with a decrease in tensile strength as much as 40.02% for normal concrete. The lower compressive strength value, with the highest value being 24.203 MPa for concrete in a mixture of 0.5% sawdust, with an increase in compressive strength of 3.63% for normal concrete. The lowest compressive strength value is 14.861 MPa for concrete with a mixture of 10% sawdust, with a decrease in compressive strength of 36.36% for normal concrete. Keywords: Concrete, ironwood sawdust, porosity, compressive strength, tensile strength Pemanfaatan limbah serbuk kayu dalam pembuatan beton adalah untuk bahan bangunan yang ramah lingkungan. Limbah serbuk kayu atau sisa penggergajian yang ada pada industri setelah proses produksi telah selesai selanjutnya limbah kayu tersebut ditumpuk atau dibuang ke sungai yang membuat pencemaran air, biasanya juga limbah kayu dibakar. Kayu ulin juga tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban dan pengaruh air sebagai bahan tambah dalam pembuatan beton. Ketahanan serbuk kayu ulin yang tidak mudah busuk dan mudah terurai, penambahan serbuk kayu ulin menghasilkan beton yang kuat terhadap mutu kuat tekan dan kuat tarik. Pada penelitian ini menggunakan presentase variasi sebuk gergaji kayu ulin 0%, 0,05%, 0,1%, 0,5%, 1%, 5%, dan 10% dari berat pasir. Tinjauan analisis penelitian ini adalah porositas, kuat tekan, dan kuat tarik, dengan benda uji silinder 10 cm dan tinggi 20 cm dan masa perawatan selama 28 hari. Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan presentase penambahan serbuk gergaji kayu ulin pada beton membuat beton yang dihasilkan memiliki nilai porositas yang semakin meningkat, dengan presentase tertinggi adalah 17,67% untuk beton dengan campuran 10% serbuk kayu. Nilai kuat tarik yang cukup meningkat, dengan tertinggi adalah 3,821 MPa untuk beton dengan campuran 1% serbuk kayu, dengan peningkatan kuat tarik sebanyak 2,85% terhadap beton normal. Nilai kuat tarik terendah adalah 2,228 MPa untuk beton dengan campuran 10% serbuk kayu, dengan penurunan kuat tarik sebanyak 40,02% terhadap beton normal. Nilai kuat tekan yang semakin rendah, dengan nilai tertinggi adalah 24,203 MPa untuk beton pada campuran 0,5% serbuk kayu, dengan peningkatan kuat tekan sebanyak 3,63% terhadap beton normal. Nilai kuat tekan terendah adalah 14,861 MPa untuk beton dengan campuran 10% serbuk kayu, dengan penuruan kuat tekan sebanyak 36,36% terhadap beton normal. Kata Kunci : Beton, serbuk gergaji kayu ulin, porositas, kuat tekan, kuat tarik

Keyword : Concrete, ironwood sawdust, porosity, compressive strength, tensile strength

Nilai Properti
: JANUAR RESTU RAMADHAN, : 922017015, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ir. Ali Arifin Soeparlan, M.T.

E-mail :ali.arifin@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Mohamad Isram M. Ain, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id