https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
SISTEM MONITORING ALAT BANTU JALAN BAGI PENYANDANG TUNANETRA BERBASIS SMS GATEWAY
Abstrak (Abstracts)
Walking aids for the visually impaired currently still have shortcomings, so it is necessary to develop technology that can help them walk. This study aims to make a walking aid with a sensor that can move to the right and to the left and to test the accuracy, precision, and success rate of the tool. The research was conducted in two stages, namely making tools and testing tools. The tool is made using four ultrasonic sensors HC-SR04, an arduino mega, a GSM 900A module and a GPS Neo 6M module, a dfplayer, a PIR sensor, a led, a headsed push button, a cell phone. The tool is tested by reading the distance on the front, right, left, and bottom sensors is 50 cm. In addition to distance testing, the tool was also tested at 0°, 30° front, right, left and bottom angles as well as 60° front, right, left, and bottom. Push utton functions to turn on the visually impaired device, cellphone as a recipient of SMS notifications from GSM as the ones where the notifications are sent by GPS, namely longitude and latitude, then copy and paste into the Google Maps application. In addition, the dfpalyer functions as a voice recorder that can be heard through hedased when an obstacle is detected by the sensor with a predetermined distance. Likewise with the pir sensor, if there is motion, the df player will make a sound using the heads. Alat bantu jalan bagi tunanetra saat ini masih memiliki kekurangan sehingga diperlukan pengembangan teknologi yang dapat membantu mereka berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat bantu jalan dengan sensor yang dapat bergerak ke kanan dan ke kiri serta menguji akurasi, presisi, dan tingkat keberhasilan alat. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu membuat alat dan menguji alat. Alat dibuat menggunakan empat buah sensor ultrasonik HC-SR04, arduino mega, sebuah modul GSM 900A dan modul GPS Neo 6M, sebuah DFPlayer, sensor PIR, LED, headset, push button, handphone. Alat diuji dengan membaca jarak pada pada sensor depan, kanan, kiri, dan bawah adalah 50 cm. Selain pengujian jarak, alat juga diuji pada sudut 0°, 30°depan, kanan, kiri dan bawah serta 60° depan, kanan, kiri, dan bawah. Push button berfungsi untuk menyalakan alat tunanetra, handphone sebagai penerima notif SMS dari GSM sebagai yang dimana notif tersebut dikirim oleh GPS yaitu longitude dan latitude, kemudian di copy paste ke aplikasi google maps. Selain itu DFPalyer Mini berfungsi sebagai perekam suara yang akan bisa didengar melalui headset ketika ada halangan yang dideteksi oleh sensor dengan jarak yang telah ditentukan. Begitu juga dengan sensor PIR, jika ada gerak maka DFPlayer akan mengeluarkan suara dengan menggunakan headset.

Keyword : blind, GSM 900A, GPS Neo 6M, Ultrasonic Sensor, DFPlayer Mini

Nilai Properti
: DEDI BATTUNG, : 932018069, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK ELEKTRONIKA, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Mikail Eko Prasetyo Widagda, S.T.,M.T.

E-mail :mikail.eko@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Qory Hidayati, S.T., M.T.

E-mail :qory.hidayati@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id