https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
IMPLEMENTASI SISTEM IRIGASI TETES PADA TANAMAN MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS
Abstrak (Abstracts)
Want to live easier is everyone s dream This is understandable because nowadays many people are busy with their work even the smallest activities such as watering plants which are mostly implemented on agricultural land are neglected due to the busyness of farmers in taking care of other crops Of the many types of agriculture most farmers use a manual plant watering system which is still by storing water in a gembor or a kind of large kettle where the watering method takes farmers to do it therefore an effective watering method is obtained where the water discharge issued is more regular and not wasteful in the water supply namely the Drip irrigation system For this reason a tool is made namely an automatic watering system that uses Drip irrigation methods and the Internet of Things This automatic watering system will be installed on farmers agricultural land so that the watering system runs more smoothly because the control can be through the application and the moisture in the plants can be monitored The manufacture of this automatic watering system uses the YL-69 Soil Moisture Sensor coupled with a Selenoid valve as an actuator that functions as a water distribution system to plants While the automatic control uses Arduino UNO R3 and the manual control uses the buttons available in the monitoring application The test results show that the Selenoid Valve opens when the sensor receives a ground resistance value of less than 150ADC Ingin hidup lebih mudah merupakan dambaan semua orang Hal itu bisa dimaklumi karena di zaman sekarang banyak orang sibuk dengan pekerjaan mereka bahkan kegiatan terkecil seperti penyiraman tanaman yang banyak diimplementasikan pada lahan pertanian terbengkalai dikarenakan kesibukan petani dalam mengurus tanaman lainnya Dari banyaknya jenis pertanian kebanyakan para petani memakai system penyiraman tanaman manual yaitu masih dengan menampung air pada gembor atau sejenis cerek besar yang dimana metode penyiraman tersebut memakan waktu petani dalam melakukannya oleh karena itu didapatkan suatu metode penyiraman yang efektif yang dimana debit air yang dikeluarkan lebih teratur dan tidal boros dalam supply air yaitu system irigasi tetes Untuk itu dibuat alat yaitu system penyiraman otomatis yang menggunakan metode irigasi tetes dan Internet of Things System penyiraman otomatis ini akan dipasang pada lahan pertanian petani agar system penyiraman lebih lancer karena controlnya bisa melalui aplikasi dan kelembaban air pada tanaman dapat dipantau Pembuatan system penyiraman otomatis ini menggunakan Sensor Soil Moisture YL-69 ditambah dengan Selenoid Valve sebagai actuator yang berfungsi sebagai system distribusi air menuju tanaman Sedangkan kontrol otomatisnya menggunakan Arduino UNO R3 dan control manualnya menggunakan button yang tersedia pada aplikasi monitoring Hasil pengujian diperoleh bahwa Selenoid Valve membuka saat sensor menerima nilai resitansi pada tanah kurang dari 150ADC

Keyword : Arduino UNO R3, Sensor Soil Moisture YL-69, Selenoid Valve

Nilai Properti
: LA ADESFAR, : 932017066, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK ELEKTRONIKA, : 2021, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Qory Hidayati, S.T., M.T.

E-mail :qory.hidayati@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Nur Yanti, S.T., M.T.

E-mail :nur.yanti@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id