https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
Peningkatan Kinerja Beton dengan Bahan Tambah Water Reducing and Retarding Admixture
Abstrak (Abstracts)
Samboja sand is a local sand of Balikpapan and the gradation of this sand is smooth. This fine sand gradation is one of the causes of the low compressive strength of concrete obtained, so it is necessary to conduct research on its compressive strength using variations in cement water factors in order to produce concrete compressive strength that is close to using Palu sand. This study aims to determine the value of normal concrete compressive strength without added materials and with added materials water reducing and retarding admixture with variations in cement water factors of 0.3%, 0.4%, and 0.5% and find out the optimum dose value in the use of added concrete mixture materials. This study used water reducing and retarding admixture as an added ingredient with dose variations of 0%, 0.2%, 0.3%, 0.4% and 0.5% to the weight of cement. This study also used variations in cement water factors, namely cement water factors of 0.3, 0.4, and 0.5. With the number of test objects, 45 samples and concrete compressive strength testing is carried out at the age of 28 days. Based on the results of the average normal concrete compressive strength at the age of 28 days with a variation of fas 0.3 = 36.71 Mpa, fas 0.4 = 30.86 Mpa, fas 0.5 = 25.95 Mpa. The result of compressive strength of concrete with added material is WRR 0.2% variation fas 0.3 = 49.07 Mpa, fas 0.4 = 42.93 Mpa, fas 0.5 = 40.58 Mpa. WRR 0.3% variation fas 0.3 = 45.29 Mpa, fas 0.4 = 41.52 Mpa, fas 0.5 = 39.63 Mpa. WRR 0.4% fas variation 0.3 = 44.63 Mpa, fas 0.4 = 40.95 Mpa, fas 0.5 = 39.35 Mpa. WRR 0.5% variation fas 0.3 = 43.12 Mpa, fas 0.4 = 40.20 Mpa, fas 0.5 = 37.93 Mpa. The value obtained from the results of the compressive strength test shows that the lower the factor of cement water used, the higher the compressive strength value obtained, and vice versa with the factor of cement water that is high in feeding will produce a low compressive strength value. Pasir Samboja merupakan pasir lokal Balikpapan dan gradasi pasir ini halus. Gradasi pasir halus ini merupakan salah satu penyebab rendahnya kuat tekan beton yang didapatkan sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap kuat tekannya dengan menggunakan variasi faktor air semen agar menghasilkan kuat tekan beton yang mendekati dengan menggunakan pasir Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton normal tanpa bahan tambah dan dengan bahan tambah water reducing and retarding admixture dengan variasi faktor air semen 0,3%, 0,4%, dan 0,5% serta mengetahui nilai dosis optimum pada penggunaan bahan tambah campuran beton. Penelitian ini menggunakan Water reducing and retarding admixture sebagai bahan tambah dengan variasi dosis yaitu 0%, 0,2%, 0,3%, 0,4% dan 0,5% terhadap berat semen. Penelitian ini juga menggunakan variasi faktor air semen yaitu faktor air semen 0,3, 0,4, dan 0,5. Dengan jumlah benda uji 45 sampel dan pengujian kuat tekan beton dilakukan di umur 28 hari. Berdasarkan hasil kuat tekan beton normal rata-rata pada umur 28 hari dengan variasi fas 0,3 = 36,71 Mpa, fas 0,4 = 30,86 Mpa, fas 0,5 = 25,95 Mpa. Adapun hasil kuat tekan beton dengan bahan tambah yaitu WRR 0,2% variasi fas 0,3 = 49,07 Mpa, fas 0,4 = 42,93 Mpa, fas 0,5 = 40,58 Mpa. WRR 0,3% variasi fas 0,3 = 45,29 Mpa, fas 0,4 = 41,52 Mpa, fas 0,5 = 39,63 Mpa. WRR 0,4% variasi fas 0,3 = 44,63 Mpa, fas 0,4 = 40,95 Mpa, fas 0,5 = 39,35 Mpa. WRR 0,5% variasi fas 0,3 = 43,12 Mpa, fas 0,4 = 40,20 Mpa, fas 0,5 = 37,93 Mpa. Nilai yang didaptkan dari hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa semakin rendah faktor air semen yang digunakan maka semakin tinggi nilai kuat tekan yang didapatkan, begitu juga sebaliknya dengan faktor air semen yang tinggi makan akan menghasilkan nilai kuat tekan yang rendah.

Keyword : Cement Water Factor, Water reducing and retarding, and Compressive Strength

Nilai Properti
: ASNIATI , : 922019037, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL , : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Mariatul Kiptiah, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Mohamad Isram M. Ain, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id