https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
RANCANG BAGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK TRACKING BANJIR PADA JALAN RAYA DENGAN LORA WAN SERVER
Abstrak (Abstracts)
Flooding, which is essentially a natural process, can be a disaster risk for humans if this phenomenon affects humans and causes loss of life and material. In the natural realm, flooding occurs where it should. Floods can occur in villages or in cities, even in some places flooding has become a common thing. However, flooding has a different impact in each place. In Balikpapan City, flooding is a phenomenon that often occurs when it rains. This disrupts community activities and has an impact on the economic and daily activities of the community. The role of Geographic Information Systems is deemed necessary to be able to help the community to be able to see the state of a road in a flooded state or not. This Geographic Information System does not work alone, it is integrated with flood detection tools and lora as data transmission. This results in a GIS capable of displaying flood heights and road conditions. As well as being able to be integrated with the lora server which is the data transmission between the flood detection tool and the GIS database. The farther the distance between the sender and the receiver, the signal quality will decrease, for example at 10 and 100 meters transmission distances, 10 meters distance produces RSSI -116 While 100 meters distance produces RSSI -139. Banjir yang pada hakekatnya proses alamiah dapat menjadi resiko bencana bagi manusia apabali fenomena ini mengenai manusia dan menyebabkan kerugian jiwa maupun materi. Dalam ranah alamiah, banjir terjadi pada tempat yang seharusnyanya. Banjir bisa terjadi di desa ataupun di kota, bahkan di beberapa tempat banjir sudah menjadi hal yang biasa dijumpai. Meski demikian, banjir memiliki dampak yang berbeda disetiap tempat. Di Kota Balikpapan, banjir menjadi sebuah fenomena yang kerap terjadi saat hujan datang. Hal ini mengganggu aktifitas masyarakat dan berdampak pada kegiatan ekonomi maupun keseharian Masyarakat. Peran Sistem Informasi Geografis dirasa pelu untuk dapat membantu masyarakat untuk bisa melihat keadaan sebuah jalan dalam keadaan banjir atau tidak. Sistem Informasi Geografis ini tidak bekerja sendirian, terintegrasi dengan alat pendeteksi banjir serta lora sebagai transmisi data. Hal itu menghasilkan sebuah SIG yang mampu menampilkan ketinggian banjir dan keadaan jalan. Serta mampu terintegrasi dengan lora server yang menjadi transmisi data antara alat pendeteksi banjir dan database SIG. Semakin jauh jarak antara lora pengirim dan penerima, maka kualitas sinyalnya akan semakain berkutrang, dontohnya pada transmisi jarak 10 dan 100 meter, jarak 10 meter menghasilkan RSSI -116 Sedangkan jarak 100 meter menghasilkan RSSI -139.

Keyword : Banjir, Sistem Informasi Geografis, dan Lora

Nilai Properti
: ABIZAL PUTRA KUSWANTO, : 932019026, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK ELEKTRONIKA, : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Qory Hidayati, S.T., M.T.

E-mail :qory.hidayati@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom.

E-mail :danar.retno@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id