https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP TINGKAT KEPADATAN DAN DAYA DUKUNG TANAH LANAU (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SEPAKU SEGMEN 3 IKN NUSANTARA)
Abstrak (Abstracts)
Stability and strength are things that must be considered in road construction. This correlates with the carrying capacity of the soil in carrying the load on it. The carrying capacity of the soil is the ability of the soil to withstand the maximum permissible voltage or load to work on the foundation. Silt soils have poor properties, namely having low shear strength after being subjected to loads, high capillarity, low permeability and relatively low density and difficult to compact. This soil has a considerable weakness value This study was conducted to determine the value of soil carrying capacity in terms of CBR testing and compaction on silt soils, soil mixed with ceramic waste, and the percentage of addition of ceramic waste to CBR testing. As a reference, this research is inseparable from supporting data such as soil volume weight test, water content test, Atterberg Limit test, sieve analysis test, soil classification using the AASHTO method, soil compaction test with Standard Proctor, and California Bearing Ratio (CBR) test. This test was carried out at the Soil Laboratory of the Department of Civil Engineering, Balikpapan State Polytechnic. Silt soils with low plasticity values where the sieve analysis value passed No. 200 is 40% or more than 35% and pi value = 4%. The dry density value of the original soil was obtained at 1.41 gr/cm3 with an optimum moisture content value of n of 17.5%. Furthermore, the CBR value obtained on the original soil with 56x the impact was 10.02%. In silted soils with a mixture of ceramic waste, the moisture content used is 17.5% or 437.5 cc. Where the result of the ceramic waste mixture at the percentage of addition of 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, the highest dry density value d is obtained at a percentage of 35% of 14.61 kN / m3, where the compaction graph shows that the increasing value of the percentage of ceramic waste mixture, the maximum density value will continue to increase. The increase in density value along with the increase in the percentage of ceramic waste mixture also increases the CBR value (%) where the CBR value (%) is the highest by 20.16% at the percentage of ceramic powder addition value of 35%. Stabilitas dan kekuatan merupakan hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan jalan. Hal ini berkorelasi dengan daya dukung tanah dalam memikul beban di atasnya. Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan tegangan atau beban maksimum yang diizinkan untuk bekerja pada fondasi. Tanah lanau mempunyai sifat yang kurang baik yaitu mempunyai kuat geser rendah setelah dikenai beban, kapilaritas tinggi, permeabilitas rendah dan kerapatan relatif rendah dan sulit dipadatkan. Tanah ini memiliki nilai kelemahan cukup besar Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai daya dukung tanah dari segi pengujian CBR dan pemadatan pada tanah lanau, tanah yang dicampur limbah keramik, dan persentase penambahan limbah keramik pada pengujian CBR. Sebagai acuan penelitian ini tidak terlepas dari data-data pendukung seperti uji berat volume tanah, uji kadar air, uji Atterberg Limit, uji analisis saringan, klasifikasi tanah menggunakan metode AASHTO, uji pemadatan tanah dengan Proctor Standar, dan uji California Bearing Ratio (CBR). Pengujian ini dilakukan di Laboratorium Tanah Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Balikpapan. Tanah lanau dengan nilai plastisitas rendah dimana nilai analisa saringan lolos No. 200 adalah 40% atau lebih dari 35% dan nilai PI = 4%. Nilai kepadatan kering d tanah asli didapatkan sebesar 1,42 gr/cm3 dengan nilai kadar air optimum n sebesar 17,5%. Selanjutnya nilai CBR yang didapatkan pada tanah asli dengan 56x tumbukan adalah 10,02%. Pada tanah lanau dengan campuran limbah keramik, kadar air yang digunakan adalah sebesar 17,5% atau 437,5 cc. Dimana hasil dari campuran limbah keramik pada persentase penambahan 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, nilai kepadatan kering tertinggi d didapatkan pada persentase 35% sebesar 14, 61 kN/m3, dimana grafik pemadatan menunjukkan bahwa semakin bertambahnya nilai persentase campuran limbah keramik maka nilai kepadatan maksimum akan terus meningkat. Peningkatan nilai kepadatan seiring meningkatnya persentase campuran limbah keramik juga menaikkan nilai CBR (%) dimana nilai CBR (%) tertinggi sebesar 20,16% pada persentase nilai penambahan bubuk keramik 35%. Kata kunci: CBR, Daya dukung tanah, Limbah keramik, Tanah lanau

Keyword : Kata kunci: CBR, Daya dukung tanah, Limbah keramik, Tanah lanau

Nilai Properti
: RABIATUL HASANAH , : 922019053, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL , : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Tatag Yufitra Rus, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Mohamad Isram M. Ain, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id