https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan Produktivitas Karyawan di Lingkungan Kerja Studi Kasus PT Berca Buana Sakti
Abstrak (Abstracts)
Occupational Health and Safety (OHS) is an important aspect that must be owned by the company. Companies must also comply with and implement OHS regulations that have been determined with the assumption that companies which abuse these regulations can cause work accidents and affect productivity decline. One thing that can increase productivity is to run an OHS program in the company. One company that has implemented an occupational safety and health OHS program is PT Berca Buana Sakti. The company is engaged in the construction sector which is currently running warehouse and office construction projects which in its implementation cannot be separated from the OHS system. The purpose of the study was to determine occupational safety and health on employee productivity. This study uses scientific methods and quantitative research types by conducting validity tests, reliability tests, descriptive analysis tests, classical assumption tests, hypothesis testing and data processing using the IBM Statistic SPSS 26 application. Respondents in this study were 30 people taken from all employees of PT Berca Buana Sakti. The results of the research on the effect of occupational safety and health on employee productivity using classical assumption test analysis with multicollinearity test with a tolerance value of 0.555 and a VIF value of 1.803, which means that there are no symptoms of multicollinearity or a relationship between variables. The results of the hypothesis with a simple linear regression test obtained a significant value of 0.001, which means a significance value of 0.001 <0.05. Multiple linear regression test obtained significant results 0.001 < 0.05 and Fcount of 9.406 > Ftable of 3.34 and in the determination test the value of r square is 0.411, this means that the influence of variables X1 and X2 simultaneously on variable Y is 41 ,1%. The variation of the independent variables (occupational safety and health) used in the model (occupational safety and health) was able to explain 4.11% of the variation in the dependent variable (employee productivity). While the remaining 58.9% is influenced or explained by other variables that are not included in the research model. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus dimiliki perusahaan. Perusahaan juga harus menaati dan melaksanakan peraturan K3 yang telah ditentukan dengan asumsi bahwa perusahaan yang menyalahgunakan peraturan tersebut, dapat menyebabkan risiko kecelakaan kerja dan mempengaruhi penurunan produktivitas. Hal yang dapat meningkatkan produktivitas adalah dengan menjalankan program K3 di perusahaan. Salah satu perusahaan yang telah menjalankan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah PT Berca Buana Sakti. Perusahaan tersebut bergerak di bidang konstruksi yang saat ini menjalankan proyek pembangunan warehouse dan office yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari sistem K3. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan metode ilmiah dan berjenis penelitian kuantitatif dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan pengolahan data menggunakan aplikasi IBM Statistic SPSS 26. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang yang diambil dari seluruh karyawan PT Berca Buana Sakti. Hasil penelitian pengaruh keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan dengan menggunakan analisis uji asumsi klasik dengan uji multikolinieritas dengan nilai toleransi 0,555 dan nilai VIF 1,803 yang artinya tidak terdapat gejala multikolinieritas atau hubungan antar variabel. Hasil hipotesis dengan uji regresi linear sederhana didapatkan nilai signifikan 0,001, yang artinya nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Uji regresi linear berganda didapatkan hasil signifikan 0,001 < 0,05 dan Fhitung sebesar 9,406 > Ftabel sebesar 3,34 dan pada uji determinasi nilai r square adalah 0,411, hal ini mengandung arti bahwa pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap variabel Y adalah sebesar 41,1%. Variasi variabel independen ( keselamatan kerja dan kesehatan kerja) yang digunakan dalam model (keselamatan kerja dan kesehatan kerja) mampu menjelaskan sebesar 4,11% variasi variabel dependen (produktivitas karyawan). Sedangkan sisanya sebesar 58,9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian.

Keyword : Occupational Safety, Occupational Health, Employee Productivity

Nilai Properti
: DIANA NOVITA SARI, : 922019015, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Rahmat Bangun Giarto, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Desak Made Ristia Kartika, S.Pd., M.Sc.

E-mail :desak.kartika@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id