https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PERACANCANGAN ALAT PEMILAH BAUT BERDASARKAN DIAMETER KEPALA BAUT
Abstrak (Abstracts)
Remanufacturing is to condition the equipment or heavy equipment components back to standard. In the disassembly process, the bolts are washed to remove dirt attached to the bolts, then sorted according to their size. In general, this bolt sorting process still uses manual (non-automatic) methods and can take a long time. The purpose of this study is to design a bolt sorting tool that can simplify work and shorten work time. This methodology includes field research, problems, data collection, design and calculation. From the calculation results, the shear stress on the pipe supporting bolts is 0,001 kg/cm2 less than the working shear stress so that the bolts are securely attached to the pipe. The torque on the step feeder is 5 Nm, so that the driving motor power is 0,10 hp, and the torque on the bolt pusher is 1,5 Nm, so that the driving motor power is 0,03 hp. Based on the calculation, bolt drop intervals, bolts of 16 mm with intervals of 236 mm–467 mm, bolts of 17 mm with intervals of 468 mm–689 mm, bolts of 19 mm with intervals of 690 mm–898 mm, bolts 22 mm with intervals along 899 mm–1115 mm, and 24 mm bolts with 1116 mm–1500 mm length intervals. the results based on the calculation, the efficiency value of the designed tool is 80%. For the development of further research that aims to manufacture tools, it is recommended to make a design that requires only one driving motor, so that the costs incurred are not much. Remanufacturing adalah mengkondisikan alat atau komponen alat berat tersebut kembali standar. Pada proses disassembly, baut-baut di washing untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada baut, lalu dipilah sesuai dengan ukurannya. Pada umumnya, proses pemilahan baut ini masih menggunakan cara manual (non otomatis) dan dapat memakan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah merancang alat pemilah baut yang dapat mempermudah pekerjaan dan mempersingkat waktu pekerjaan. Metodologi ini meliputi penelitian lapangan, identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan dan perhitungan. Dari hasil perhitungan, tegangan geser yang bekerja pada baut penyangga pipa sebesar 0,001 kg/cm2 lebih kecil dari tegangan geser yang diijinkan sehingga baut aman dipasangkan dengan pipa. Torsi pada step feeder sebesar 5 Nm, sehingga dibutuhkan daya motor penggerak sebesar 0,10 hp, dan torsi pada pendorong baut sebesar 1,5 Nm, sehingga dibutuhkan daya motor penggerak sebesar 0,03 hp. Berdasarkan hasil perhitungan, interval jarak jatuh baut, baut 16 mm dengan interval sepanjang 236 mm–467 mm, baut 17 mm dengan interval sepanjang 468 mm–689 mm, baut 19 mm dengan interval sepanjang 690 mm–898 mm, baut 22 mm dengan interval sepanjang 899 mm–1115 mm, dan baut 24 mm dengan interval sepanjang 1116 mm–1500 mm. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai efisiensi alat yang dirancang adalah sebesar 80 %. Untuk pengembangan penelitian selanjutnya yang bertujuan untuk pembuatan alat, disarankan untuk membuat rancang bangun yang membutuhkan satu motor penggerak saja, agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.

Keyword : Remanufacturing, Tool, Sorting, Bolt

Nilai Properti
: BIMA BAKTI PAMUNGKAS, : 912017032, : Politeknik Negeri Balikpapan, : ALAT BERAT, : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Drs. Syaeful Akbar, M.T.

E-mail :syaeful.akbar@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si.

E-mail :hadi.hermansyah@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id