https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN RASIO DAN PANJANG SERAT KAWAT GALVANIS TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Abstrak (Abstracts)
Galvanized wire fiber is classified as an artificial fiber that can be used in the manufacture of fiber concrete. The addition of fiber helps to improve the structural properties of concrete because it is mechanical and will not react chemically to the mixture of ingredients for making concrete. The addition of fiber in concrete is considered to increase the strength of the concrete because it can delay the collapse of the concrete. The purpose of this study was to compare the effect of compressive strength on fiber concrete by using galvanized wire substitution with a length ratio of 4 cm and 6 cm with levels of 1%, 3.5%, and 7%. The shape of the galvanized wire used in this study is straight with a length of 4 cm and 6 cm of galvanized wire. The test object used in this study is a cylinder measuring 15 cm x 30 cm with a design compressive strength of 22 MPa. The compressive strength of concrete was tested at the age of 28 days. The method used in this study is an experimental study research method by conducting direct experimental practice. This research was conducted by testing the material to be used. Then make a mix design to determine the proportion of the concrete mixture, after mixing, the mortar is put into a concrete cylinder mold and galvanized wire is given to each layer. After drying the mold can be removed. After that, the concrete was treated for 28 days and tested for compressive strength. The results of this study showed that concrete with a length of 4 cm galvanized wire by 1% gave a higher compressive strength value of concrete compared to normal concrete. At each length ratio of 4 cm with a fiber ratio of 1%; 3.5% ; 7% respectively, namely 16.6 MPa, 10.8 MPa. 12.8 MPa. Then, for each length ratio of 6 cm with a fiber ratio of 1%; 3.5% ; 7% respectively, namely 10.2 MPa, 15.6 MPa, and 13 MPa. And in normal concrete with a compressive strength value of 15.9 MPa. Serat kawat galvanis tergolong ke dalam serat buatan yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan beton serat. Penambahan serat membantu memperbaiki sifat struktural pada beton karena bersifat mekanis dan tidak akan bereaksi kimiawi terhadap campuran bahan pembuatan beton. Penambahan serat pada beton dinilai dapat meningkatkan kekuatan pada beton dikarenakan dapat menunda terjadinya keruntuhan pada beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh kuat tekan terhadap beton serat dengan menggunakan substitusi kawat galvanis dengan rasio panjang 4 cm dan 6 cm dengan kadar 1%, 3,5%, dan 7%. Bentuk kawat galvanis yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk lurus (straight) dengan panjang kawat galvanis sebesar 4 cm dan juga 6 cm. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk silinder berukuran 15 cm x 30 cm dengan kuat tekan rencana sebesar 22 MPa. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur benda uji 28 hari. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian studi eksperimental dengan melakukan praktek percobaan langsung. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian terhadap material yang akan digunakan. Kemudian membuat mix design untuk menentukan proporsi campuran beton, setelah dilakukan pencampuran, mortar dimasukkan ke dalam cetakan silinder beton dan pada setiap lapisan di berikan kawat galvanis. Setelah mengering cetakan dapat dilepaskan. Setelah itu, beton dilakukan perawatan selama 28 hari dan dilakukan pengujian kuat tekan. Hasil dari penelitian ini didapatkan adalah beton dengan panjang kawat galvanis 4 cm sebesar 1% memberikan nilai kuat tekan beton yang lebih tinggi dibandingkan dengan beton normal. Pada masing masing rasio panjang 4 cm dengan rasio serat 1% ; 3,5% ; 7% berturut-turut yaitu 16,6 MPa, 10,8 MPa. 12,8 MPa. Kemudian, pada masing masing rasio panjang 6 cm dengan rasio serat 1% ; 3,5% ; 7% berturut-turut yaitu 10,2 MPa, 15,6 MPa, dan 13 MPa. Dan pada beton normal dengan nilai kuat tekan mencapai 15,9 MPa.

Keyword : Fiber Concrete, Galvanized Wire, Fiber Ratio

Nilai Properti
: CHOIRUNISA HANNY RAHMAWATI , : 922019081, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL , : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Karmila Achmad, S.T., M.T.

E-mail :karmila.achmad@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Desak Made Ristia Kartika, S.Pd., M.Sc.

E-mail :desak.kartika@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id