https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN ABU KAYU TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Abstrak (Abstracts)
Along with the times, the use of concrete is increasingly being used as a building construction material or transportation facilities such as bridges and roads or other projects. The alternative material that can be used as a concrete material is wood ash. The purpose of this study was to determine the compressive strength of the control concrete and after adding wood ash variants of 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% of the cement weight. The chemical composition of wood ash is almost similar to that of Portland cement. The main compounds contained therein are lime, silica, aluminate, iron oxide except sulfate salts. This type of research is an experimental research, the purpose of this experimental research is to determine the effect of adding wood ash to the compressive strength of concrete. Concrete has advantages against pressure, easy to form, maintain, and can be used in various types of civil buildings. In addition, concrete can also be made with local materials, therefore concrete is very often used. In this study, we will test the compressive strength of concrete using the mix design of SNI 03-2834-2000 through the test object media in the form of a cylinder with dimensions of 15 cm in diameter and 30 cm in height and the treatment method used is by immersing the concrete in a soaking tub filled with water at a temperature of 25°C. Treatment was started on the second day until one day before the compressive strength test was carried out. This immersion was carried out for 28 days to avoid the influence of weather on the concrete hardening process which could affect the strength of the concrete. Based on the tests that have been carried out the compressive test value of concrete at the age of 28 days for control concrete is 11.1 MPa, with the proportion of mixture for each cylinder specimen for Portland cement Type 1 of 1.81 kg per test object; 1.19 liters of water per test object; samboja sand 2.89 kg per test object; and 6.43 kg hammer gravel per test object. As for the compression test with variations in sawdust, AK 2.5% = 13.3 MPa, AK 5% = 11.3 MPa, AK 7.5% = 11.9 MPa, and AK 10% = 11.3 MPa. Seiring perkembangan zaman penggunaan beton semakin banyak digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan ataupun sarana transportasi seperti jembatan dan jalan atau proyek lainnya. Adapun bahan alternative yang dapat digunakan sebagai material beton salah satunya yaitu abu kayu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton kontrol dan setelah ditambahkan abu kayu varian 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat semen. Komposisi kimia abu kayu hampir menyerupai kandungan semen Portland. Senyawa utama yang terkandung didalamnya adalah kapur, silica, aluminat, besi oksida kecuali garam-garam sulfat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, tujuan dari penelitian eksperimen ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan abu kayu terhadap kuat tekan beton. Beton mempunyai kelebihan terhadap tekanan, mudah dibentuk, dirawat, dan dapat digunakan pada berbagai jenis bangunan sipil. Selain itu beton juga dapat dibuat dengan bahan-bahan lokal, oleh karena itu beton sangat sering digunakan. Pada penelitian ini akan melakukan pengujian terhadap kuat tekan beton menggunakan mix design SNI 03-2834-2000 melalui media benda uji yang berbentuk silinder berdimensi diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan metode perawatan yang dilakukan adalah dengan cara merendam beton dalam bak pernedam berisi air pada temperature 25°C. Perawatan dimulai pada hari kedua sampai satu hari sebelum dilakukan pengujian kuat tekan. Perendaman ini dilakukan selama 28 hari untuk menghindari pengaruh cuaca terhadap proses pengerasan beton yang dapat mempengaruhi kekuatan beton.. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan nilai uji tekan beton pada umur 28 hari untuk beton kontrol yaitu sebesar 11,1 MPa, dengan proporsi campuran tiap benda uji silinder untuk semen Portland Type 1 sebesar 1,81 kg per benda uji; air 1,19 liter per benda uji; pasir samboja 2,89 kg per benda uji; dan kerikil palu 6,43 kg per benda uji. Adapun uji tekan dengan variasi serbuk kayu AK 2,5% = 13,3 MPa, AK 5% =11,3 MPa, AK 7,5% = 11,9 MPa, dan AK 10% = 11.3 MPa.

Keyword : Beton, Variasi, Abu Kayu

Nilai Properti
: GALOH YANWAR RAMADHAN , : 922019044, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL , : 2022, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Tatag Yufitra Rus, S.T., M.Sc.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Drs. Sunarno, M.Eng.

E-mail :sunarno@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id