https://sipaparisa.dprd.malukuprov.go.id/css/sdana/ https://bkd-nonsertifikasi.uinmataram.ac.id/admin/sgacor-jackpot/ https://cms.kemenag.go.id/assets/sdemo/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PERENCANAAN BAK KONTROL DALAM PENGENDALIAN SEDIMENTASI PADA SALURAN DRAINASE STA 18+850 SAMPAI DENGAN 19+325 JALAN POROS SAMARINDA-BONTANG
Abstrak (Abstracts)
Arterial road Samarinda-Bontang often experiences flooding due to the accumulation of sediment in the channels, leading to a reduction in their capacity. This study aims to determine the erosion rate that will occur around the channels, the sedimentation rate that will occur in the channels, and to design the necessary dimensions for a control structure in the channels. The analysis and calculations were conducted using the Universal Soil Loss Equation (USLE) method to estimate the sedimentation volume for the next 10 years. The calculations were carried out using Microsoft Excel software, carefully following appropriate steps, resulting in the sedimentation volume figure used for the design of the control structure. From the analysis, it was found that the rainfall erosivity factor (R) is 13,588.02 Ton.mm/year, the soil erodibility factor (K) is 0.08, the length and slope factor (LS) is 3.68, and the Sediment Delivery Ratio (SDR), which represents the average proportion of sediment transported to the channel to the total erosion in the river basin, is 0.0941. These values yielded a potential erosion rate of 2,837.96 Ton/km²/year, an actual erosion rate of 1,557.002 Ton/km²/year, and a potential sedimentation rate of 146.5529 Ton/km²/year. Based on these values, the projected sedimentation volume in the channels over a 10-year period is 556.81 m³. Therefore, a control structure with dimensions of 20m in length, 2m in width, and 13.92m in depth, or alternatively 20m in length, 2m in width, and 1.39m in depth, is required for a planning period of 1 year. Jalan poros Samarinda-Bontang sering mengalami banjir karena penumpukan sedimen di saluran yang menyebabkan kapasitasnya berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar laju erosi yang akan terjadi pada sekitar saluran, laju sedimentasi yang akan terjadi pada saluran serta merancang dimensi bak kontrol yang dibutuhkan pada saluran. Analisis dan perhitungan dilakukan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk memperkirakan volume sedimentasi selama 10 tahun ke depan. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel, dengan cermat mengikuti langkah-langkah yang sesuai, menghasilkan angka volume sedimentasi yang digunakan untuk perencanaan dimensi bak kontrol. Dari analisis diketahui besar faktor erosivitas hujan (R) adalah sebesar 13.588,02 Ton.mm/tahun, dengan faktor erodibilitas tanah (K) sebesar 0,08, faktor panjang dan kemiringan lereng (LS) 3,68 dan rata – rata antara jumlah sedimen yang terangkut kedalam saluran terhadap jumlah erosi yang terjadi di dalam daerah aliran sungai (Sediment Delivery Ratio) sebesar 0,0941 mendapat hasil laju erosi potensial sebesar 2.837,96 Ton/km2 /tahun, laju erosi aktual sebesar 1.557,002 Ton/km2 /tahun serta laju sedimentasi potensial sebesar 146,5529 Ton/km2 /tahun. Berdasarkan nilai – nilai tersebut didapat besar volume sedimentasi yang akan terjadi pada saluran dalam waktu rencana 10 tahun adalah sebesar 556,81 m3 , maka dibutuhkan bak kontrol dengan dimensi panjang 20m, lebar 2m dan kedalaman 13,92m atau panjang 20m lebar 2m dan kedalaman 1,39m untuk umur rencana 1 tahun.

Keyword : Sedimentation, USLE, Control Structure

Nilai Properti
: FARISCA SASTI GADIS SETIAWAN, : 972019006, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNOLOGI REKAYASA KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN, : 2023, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ezra Hartarto Pongtuluran, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Mariatul Kiptiah, S.T., M.Eng.

E-mail :

www.poltekba.ac.id