https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH JUMLAH TUMBUKAN PADA LAPIS TIPIS BETON ASPAL TERHADAP NILAI MARSHALL
Abstrak (Abstracts)
Testing the effect of the number of impacts on thin layers of asphalt concrete (LTBA) on marshall value aims to determine the effect of the number of impacts on the value of marshall characteristics and determine the number of impacts on the most optimal asphalt mixture in the hope that the results of this study will get a better asphalt mixture and can be used as a solution for preventive repairs. The method of conducting the research carried out refers to SNI 8132-2016 and other parts of the specifications in it. This research was conducted by varying the number of impacts on the asphalt mixture, each number of impacts used was the number of impacts 2×60, 2×75, and 2×90. Before conducting marshall testing, it is necessary to check the materials required by SNI 8132-2016 such as coarse aggregate wear, coarse aggregate angularity, flat and oval particles, aggregate adhesion to asphalt, material passing sieve number 200, asphalt penetration, asphalt soft point, asphalt burn point, weight lost from asphalt and asphalt specific gravity. After the inspection of the material in accordance with the specifications of SNI 8132-2016, the marshall test was carried out, the characteristic values of the marshall test taken were voids in the aggregate (VMA), voids in the mixture (VIM), voids filled with asphalt (VFB), stability and flow. The results of the Marshall test obtained the VMA value of the number of impacts 60 has an average value of 62.9%, the number of impacts 75 has an average value of 53.1% and the number of impacts 90 has an average value of 57.7%. For the VIM value of the number of impacts 60 the average value is 46.7%; the number of impacts 75 has an average value of 32.6% and the number of impacts 90 has an average value of 39.2%. The VFB value for the 60 impact amount has an average value of 25.8%; the 75% impact amount has an average value of 38.9% and the 90 impact amount has an average value of 32.4%. The average stability value was 1053.2 from 60 impact numbers, 75 impact numbers had an average value of 991.2 and 90 impact numbers had an average value of 495.6. Flow values averaged 4.7 for impact number 60, impact number 75 had an average value of 4.2 and impact number 90 had an average value of 2.8. An impact number of 75 is a more optimal choice because it achieves a balance between stability, deformability, and other characteristics in asphalt mixtures. It has the advantage of meeting the VIM, VMA, and VFB requirements better than the other impact amounts, as well as suitable stability and flow Pengujian pengaruh jumlah tumbukan pada lapis tipis beton aspal (LTBA) terhadap nilai marshall bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jumlah tumbukan terhadap nilai karakteristik marshall dan mengetahui jumlah tumbukan pada campuran aspal yang paling optimal dengan harapan hasil dari penelitian ini akan didapatkan campuran aspal yang lebih baik dan dapat digunakan sebagai solusi untuk perbaikan preventif. Metode pelaksanaan penelitian yang dilakukan mengacu pada SNI 8132- 2016 serta bagian – bagian spesifikasi lain yang ada di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan jumlah tumbukan terhadap campuran aspal, masing masing jumlah tumbukan yang digunakan adalah jumlah tumbukan 2×60, 2×75, dan 2×90. Sebelum melakukan pengujian marshall diperlukan pemeriksaan bahan yang disyaratkan pada SNI 8132-2016 seperti keausan agregat kasar, angularitas agregat kasar, partikel pipih dan lonjong, kelekatan agregat terhadap aspal, material lolos ayakan nomor 200, penetrasi aspal, titik lembek aspal, titik bakar aspal, berat yang hilang dari aspal dan berat jenis aspal. Setelah pemeriksaan bahan sesuai dengan spesifikasi SNI 8132-2016 dilakukan uji marshall, nilai – nilai karakteristik uji marshall yang diambil adalah rongga dalam agregat (VMA), rongga dalam campuran (VIM), rongga terisi aspal (VFB), stabilitas dan flow. Hasil dari pengujian Marshall didapatkan nilai VMA dari jumlah tumbukan 60 mempunyai nilai rata – rata 62,9%, jumlah tumbukan 75 mempunyai nilai rata – rata 53,1% dan jumlah tumbukan 90 mempunyai nilai rata – rata 57,7%. Untuk nilai VIM dari jumlah tumbukan 60 nilai rata – ratanya adalah 46,7%; jumlah tumbukan 75 memiliki nilai rata – rata 32,6% dan jumlah tumbukan 90 memiliki nilai rata – rata 39,2%. Nilai VFB untuk jumlah tumbukan 60 memiliki nilai rata – rata 25,8%; jumlah tumbukan 75% memiliki nilai rata – rata 38,9% dan jumlah tumbukan 90 memiliki nilai rata – rata 32,4%. Nilai stabilitas rata – rata 1053,2 dari jumlah tumbukan 60, jumlah tumbukan 75 memiliki nilai rata – rata 991,2 dan jumlah tumbukan 90 memiliki nilai rata – rata 495,6. Nilai Flow rata – rata 4,7 untuk jumlah tumbukan 60, jumlah tumbukan 75 memiliki nilai rata – rata 4,2 dan jumlah tumbukan 90 memiliki nilai rata – rata 2,8. Jumlah tumbukan 75 menjadi pilihan yang lebih optimal karena mencapai keseimbangan antara stabilitas, deformabilitas, dan karakteristik lainnya dalam campuran aspal. Jumlah tumbukan ini memiliki kelebihan dalam memenuhi persyaratan VIM, VMA, dan VFB yang lebih baik dibandingkan dengan jumlah tumbukan lain, serta stabilitas dan flow yang sesuai.

Keyword : Campuran Aspal, Jumlah Tumbukan, Uji Marshall

Nilai Properti
: HARTA MEANGGA, : 972019015, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNOLOGI REKAYASA KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN, : 2023, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Mohamad Isram M.Ain, S.T., M.Sc

E-mail :

www.poltekba.ac.id
Lilik Damayanti, S.S., M.Hum.

E-mail :lilik.damayanti@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id