https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ https://pengaduan.ikippgriptk.ac.id/images/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PERENCANAAN STRUKTUR MASJID JAMI AD-DIN MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP2000
Abstrak (Abstracts)
ABSTRACT Balikpapan City is experiencing population development, especially in the East Balikpapan area, so the Jami Ad-din Mosque needs a larger space as a means of religious activities, especially on Islamic holidays carried out by residents of East Balikpapan district. Jami Ad-din Mosque which is very close to the Manggar bridge and has a low courtyard is often submerged by tidal water. Anticipating the occurrence of these problems recurring is to elevate the Jami Ad-din Mosque area. Based on the above considerations, Jami Ad-din Mosque will be rebuilt into three floors using reinforced concrete structures, so a good structural analysis is needed to plan the Ad-din mosque building. Structural planning will be carried out using the SAP 2000 program and analyzed using (SNI 2847-2019), (SNI 1726-2019), and (SNI 1727-2020). Applying loading to the Ad-din Mosque building using SNI 1727-2020: Minimum Load for Building Design and Other Structures. Designing structural elements of beams, plates, and columns refers to structural concrete requirements for building buildings (SNI 2847-2019) and earthquake resistance procedures for building and non-building structures (SNI 1726-2019). In this study, the authors used quantitative data analysis methods. This method is based on the ability to calculate data accurately and involves the use of statistical or mathematical techniques to analyze and interpret the data that has been collected. In this quantitative data analysis method, the author calculated the upper structure of the Jami Ad-din Mosque building using SAP2000. According to SNI 1726-2019 The building planned for Jami Ad-Din Mosque is included in risk category III, for the priority factors obtained from SNI 1726: 2019 are: Ie : 1.25 Based on the design spectrum of the PUPR ministry design spectra response obtained SS and S1 parameter values, namely: SS: 0.1159S1: 0.0799. It can be concluded to charge Jami Ad-Din Mosque using SNI 1727:2020 starting from the provisions of building categories, identification of loads such as dead loads, live loads, wind loads, earthquake loads, and other loads such as additional dead loads. From the results of the structural planning of the Jami AdDin Mosque in accordance with SNI 2847:2019 regulations, it can be concluded that the results of the calculation of the structure of the Jami Ad-Din Mosque are as follows: the results of the calculation of floor slabs using fulcrum reinforcement D10 – 150 mm and field D10 – 150 mm the results of beam calculations using main reinforcement 8 D 22, field reinforcement 8 D 22 and pedestal reinforcement Ø19 – 100 mm, field reinforcement Ø19 – 100 mm the calculation results of column repeating using longitudinal reinforcement of 8 D 23 principal reinforcement and Ø16 – 110 mm rebar of sengkang. Keyword : Structur floor slab, beam, column, loads, reinforcement ABSTRAK Kota Balikpapan mengalami perkembangan jumlah penduduk khususnya di kawasan Balikpapan Timur, sehingga Masjid Jami Ad-din membutuhkan ruang yang lebih besar sebagai sarana kegiatan keagamaan terutama pada hari-hari besar Islam yang dilakukan warga kecamatan Balikpapan Timur. Masjid Jami Ad-din yang sangat dekat dengan jembatan Manggar dan memiliki halaman yang rendah seringkali terendam air pasang rob. Mengantisipasi terjadinya masalah tersebut terulang kembali adalah dengan meninggikan area Masjid Jami Ad-din. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas, Masjid Jami Ad-din akan dilakukan pembangunan ulang menjadi tiga lantai menggunakan struktur beton bertulang, sehingga diperlukan analisa struktur yang baik untuk merencanakan bangunan masjid Ad-din tersebut. Perencanaan struktur akan dilakukan menggunakan program Sap 2000 dan di analisa menggunakan (SNI 2847-2019), (SNI 1726-2019), dan (SNI 1727-2020). Menerapkan pembebanan pada bangunan Masjid Ad-din dengan menggunakan SNI 1727-2020: Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Merancang elemen struktur balok, pelat, dan kolom mengacu pada persyaratan beton struktural untuk bangunan bangunan gedung (SNI 2847-2019) dan tata cara ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung (SNI 1726-2019). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode analisis data kuantitatif. Metode ini didasarkan pada kemampuan untuk menghitung data secara akurat dan melibatkan penggunaan teknik statistik atau matematika untuk menganalisis dan menginterpretasikan data yang telah terkumpul. Dalam metode analisi data kuantitatif ini, penulis melakukan perhitungan struktur atas pada bangunan Masjid Jami Ad-din ini menggunakan SAP2000. Menurut SNI 1726-2019 Gedung yang direncanakan untuk Masjid Jami AdDin termasuk dalam kategori resiko III, untuk faktor keutamaan yang di dapat dari SNI 1726:2019 adalah: Ie : 1,25 Berdasarkan Desain Spektrum desain kementrian PUPR respon spectra yang didapatkan nilai parameter SS dan S1, yaitu:SS : 0,1159S1 : 0,0799. Dapat disimpulkan untuk membebankan Masjid Jami Ad-Din dengan menggunakan SNI 1727:2020 dimulai dari ketentuan kategori bangunan, indentifikasi beban seperti beban mati (Dead Load), beban hidup (Live Load), beban angin (Wind Load), beban gempa (Seismik Load), dan beban lainnya seperti beban mati tambahan..Dari hasil perencanaan struktur Masjid Jami Ad-Din sesuai dengan peraturan SNI 2847:2019, maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari perhitungan struktur Masjid Jami Ad-Din sebagai berikut: Hasil perencanaan struktur Masjid Jami Ad-Din dapat disimpulkan untuk struktur pelat menggunakan tulangan D10 – 150 pada tumpuan arah x, tulangan D10 – 150 pada tumpuan arah y. Struktur balok 300 x 400 menggunakan tulangan 8 D 22 pada daerah tumpuan, tulangan 8 D 22 pada daerah lapangan, tulangan sengkang Ø19 – 100 mm pada daerah tumpuan, tulangan sengkang Ø19 – 100 mm pada daerah lapangan. Struktur kolom 500 x 500 menggunakan tulangan utama 8 D 23 dan untuk tulangan sengkang menggunakan Ø16 – 110 mm. Kata kunci : Struktur pelat lantai, balok, kolom, pembebanan, tulangan.

Keyword : Kata kunci : Struktur pelat lantai, balok, kolom, pembebanan, tulangan.

Nilai Properti
: MUHAMMAD FIQRI ABDILLAH, : 922020003, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2023, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Ir. Ali Arifin Soeparlan, M.T.

E-mail :ali.arifin@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Wahyu Yusuf Rio, S.T., M.T.

E-mail :

www.poltekba.ac.id