https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH FAKTOR AIR SEMEN PADA KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN FLY ASH
Abstrak (Abstracts)
Concrete is a mixture of portland cement or other hydraulic cement, fine aggregate, coarse aggregate and water, with or without additives to form a solid mass. In this study used a mixed material in the form of fly ash with several variations of the cement water factor which is the key parameter in this study. Fly ash is an industrial waste produced from burning coal and consists of fine particles. In this study using the mix design method with the test object in the form of a cylinder with a diameter of 15cm and a height of 30cm with variations in the addition of fly ash as much as 0% and 5%. In this chapter, the results and discussion of the examination of the concrete constituent materials are explained, the results of the concrete mix design using a water-cement ratio of 0.39, 0.45 and 0.48 with a fly ash variation of 0.5 and the results of the compressive strength test. Based on the results of the research and analysis it can be concluded that the compressive strength of normal concrete at 28 days of age with normal concrete variations is BN (A) 12.64 MPa, BN (B) 16.14 MPa, BN (C) 13.21. The compressive strength of fly ash concrete at 5% by weight of cement at 28 days is BV (A) 13.40 MPa, BV (B) 15.29 MPa, BV (C) 10.95 MPa. This research is expected to be useful for the world of construction. Keywords: compressive strength, fly ash, cement water factor. Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik lainnya, agregat halus, agregat kasar, dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat. Pada penelitian ini menggunakan bahan campuran berupa fly ash dengan beberapa variasi faktor air semen yang merupakan parameter kunci pada penelitian ini. Fly ash adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran batubara dan terdiri dari partikel yang halus. Penelitian ini merupakan penelitian experimen dengan metode mix design dengan membuat benda uji berupa silinder berdiameter 15cm dan tinggi 30cm yang menggunakan variasi penambahan fly ash sebanyak 0%, dan 5%. Pada bab ini dijelaskan mengenai hasil dan pembahasan dari pemeriksaan bahan penyusun beton, hasil perencanaan campuran beton menggunakan perbandingan faktor air semen 0,39, 0,45, dan 0,48 dengan variasi fly ash sebesar 0,5 dan hasil pengujian kuat tekan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa dapat diambil kesimpulan yaitu Kuat tekan beton normal pada umur 28 hari dengan variasi beton normal ialah BN (A) 12,64 MPa, BN (B) 16,14 MPa, BN (C) 13,21. Kuat tekan beton fly ash sebesar 5% dari berat semen pada umur 28 hari ialah BV (A) 13,40 MPa, BV (B) 15,29 MPa, BV (C) 10,95 MPa. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia konstruksi. Kata Kunci: Kuat Tekan, Fly ash, Faktor air semen

Keyword :

Nilai Properti
: ADELIA CHANDRA KIRANA, : 922020059, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2023, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Drs. Sunarno, M.Eng.

E-mail :sunarno@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Fatmawati, S.T., M.T.

E-mail :

www.poltekba.ac.id