https://binasriwijaya.ac.id/files/sdana/ http://earsip.unitomo.ac.id/assets/sgacor/ https://crg.spa.msu.ru/wp-content/sdana/ https://absensi.bombanakab.go.id/public/upload/ https://stieykp.ac.id/uploads/sdemo/ http://inventaris.ummy.ac.id/uploads/sdana/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/js/ https://www.basingga.banggaikab.go.id/public/assets/css/ Project’s Detail – IQAS POLTEKBA

Project’s Detail

DESKRIPSI TUGAS AKHIR :
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Abstrak (Abstracts)
ABSTRACTConcrete is a very important material used in the construction sector. Efforts to improve the quality of concrete to date continue to be carried out both in terms of concrete compressive strength and flexural tensile strength. One of the latest technologies used is the use of palm fiber as an added ingredient in concrete mixes. The purpose of this study is to determine the effect of palm fiber on the compressive strength of concrete and to determine the quality of the concrete after 28 days, whether there is improvement or vice versa.In this study, the compressive strength was tested at the age of 28 days. The concrete is made in the form of a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. The fine aggregate material used is samboja sand, the coarse aggregate material used is hammer gravel, and the palm fiber used is 0%, 7%, 8%, 9% measuring ± 3-6 cm.The results of the compressive strength test showed that the average value of the specimens at the age of 28 days for the BN code was 6.22 MPa, BV1 was 5.84 MPa, BV2 was 7.15 MPa, BV3 was 5.46 MPa. The effect of palm fiber on the variation of BV2 increases the value of concrete compressive strength than BV3 and BV1. Therefore to increase the value of the compressive strength of the palm fiber used, it must be just right, not too much and not too little. ABSTRAKBeton merupakan bahan yang sangat penting digunakan dalam bidang konstruksi. Usaha peningkatan kualitas beton sampai saat ini terus dilakukan baik dari kuat tekan beton ataupun tarik lentur. Salah satu teknologi terkini yang digunakan adalah pemanfaatan serat ijuk sebagai bahan tambah campuran beton. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui pengaruh serat ijuk terhadap kuat tekan beton dan untuk mengetahui kualitas beton setelah 28 hari,apakah terjadi perbaikan atau sebaliknya.Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 28 hari. Beton yang dibuat berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Material agregat halus yang digunakan adalah pasir samboja, material agregat kasar yang digunakan adalah kerikil palu, dan serat ijuk yang digunakan sebanyak 0%, 7%, 8%, 9% berukuran ± 3-6 cm.Hasil penelitian pengujian kuat tekan didapatkan nilai rata-rata benda uji pada umur 28 hari untuk kode BN adalah 6,22 MPa, BV1 adalah 5,84 MPa, BV2 adalah 7,15 MPa, BV3 adalah 5,46 MPa. Pengaruh serat ijuk pada variasi BV2 meningkatkan nilai kuat tekan beton dari pada BV3 dan BV1. Maka dari itu untuk meningkatkan nilai kuat tekan serat ijuk yang digunakan harus pas tidak kebanyakan dan tidak terlalu sedikit.

Keyword : Beton, serat ijuk, uji tekan

Nilai Properti
: NURUL ZASQIA, : 922020073, : Politeknik Negeri Balikpapan, : TEKNIK SIPIL, : 2023, : Indonesia, : Tugas Akhir, : Prepustakaan Poltekba,

 

Download Full Text
Pembimbing
Drs. Sunarno, M.Eng.

E-mail :sunarno@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id
Karmila Achmad, S.T., M.T.

E-mail :karmila.achmad@poltekba.ac.id

www.poltekba.ac.id