.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Email Pengembang RPS:praseptia.gardiarini@poltekba.ac.id |
Generated by SPMI apps :@April 4, 2025, 3:11 pm Form. Code: FRM/AK/08.133.0 |
|
JURUSAN PERHOTELAN |
|
||||||
PROGRAM
STUDI TATA BOGA |
||||||||
RENCANA
PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) T.A 2022/2023 |
||||||||
MATA KULIAH |
KODE |
BOBOT SKS |
JAM/SMT |
SEMESTER |
TANGGAL PENYUSUNAN |
|||
T |
P |
TOTAL |
||||||
PENGENDALIAN MUTU PANGAN |
TB230715 |
1 |
1 |
2 |
56 |
3 |
05-09-2022 |
|
OTORISASI |
DOSEN PENGEMBANG RPS |
KETUA PROGRAM STUDI |
||||||
Scan QR untuk Akses
Dokumen ini |
|
|
||||||
Praseptia Gardiarini S.Gz., M.P.H. |
Dr. Tuatul Mahfud S.Pd., M.Pd. |
|||||||
NIP/NIK. 198808272020122003 |
NIP/NIK. 198609252012121001 |
|||||||
Capaian Pembelajaran
(CPL) |
CPL
- PRODI |
|||||||
SIKAP |
||||||||
(S-1) Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius (S-3) Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila (S-6) Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan (S-9) Menunjukkan sikap tanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri |
||||||||
PENGETAHUAN |
||||||||
(P-1) Menguasai prinsip dasar pengolahan dan penyajian makanan dan minuman (P-3) Menguasai konsep teoritis secara umum, prinsip, teknik, dan metoda teknologi pengolahan pangan (food processing technology), khususnya pengolahan makanan (P-5) Menguasai penentuan kandungan gizi makanan dan minuman (P-10) Menguaasai cara berinovasi dalam mengembangkan pengolahan makanan dan minuman serta layanan makanan dan minuman |
||||||||
KETRAMPILAN
UMUM |
|
|||||||
(KU-2) Mampu menunjukkan kinerja bermutu dan terukur (KU-3) Mampu memecahkan maslah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri (KU-7) Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang verada dibawah tanggung jawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri |
||||||||
KETERAMPILAN
KHUSUS |
||||||||
(KK-8) Mampu menggunakan teknologi informasi di bidang tata boga (KK-11) Mampu menyesuaikan diri dengan cepat di lingkungan kerjanya dan dapat bekerjasama dalam kerja kelompok (team work) (KK-15) Mampu menyiapkan dan menyusun laporan tertulis tentang hasil pekerjaan baik yang menjadi tanggung jawabnya sendiri maupun menjadi tanggungjawab kelompok kerja (team work) secara komprehensif |
||||||||
Capaian Mata Kuliah
(CP-MK) |
CP
- MK |
|||||||
Mahasiswa mampu menjalankan pengendalian mutu pangan dan aspek-aspeknya demi terciptanya makanan dan minuman yang berkualitas |
||||||||
KEMAMPUAN
AKHIR SETIAP PERTEMUAN (Sub-CPMK) |
||||||||
Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian metode metode pengendalian afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian HACCP dan penerapanya di dalam dunia industri makanan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian sifat sifat sensorik afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian prinsip-prinsip uji sensorik afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran mutu bahan makanan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran mutu produk(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menerjakan ujian tengah semester afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran proses produk pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang macam macam uji mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu melakukan tes uji treshold afektif(20%)kognitif(20%) dan psikomotorik(60%) Mahasiswa mampu melakukan rangking test dan hedonik scale test afektif(20%)kognitif(20%) dan psikomotorik(60%) Mahasiswa mampu menjelaskan profil sensoris afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pengawasan pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) Mahasiswa mampu menjelaskan monitoring dan evaluasi pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
||||||||
Deskripsi Mata Kuliah |
Matakuliah PENGENDALIAN MUTU PANGAN mempelajari tentang prinsip-prinsip pengendalian mutu pangan, atribut atribut yang menentukan kesukaan pada pangan dan juga bagaiamana mengendalikan atau mengolah pengendalian mutu pangan | |||||||
Materi Pembelajaran/
Pokok Bahasan |
|
|||||||
Pustaka |
Pustaka Utama: Modul Pengendalian Mutu Pangan Tahun 2017 |
|||||||
Media Pembelajaran |
Media : LCD Laptop dan Papan Tulis |
|||||||
Dosen Pengampu |
Praseptia Gardiarini, |
Mata Kuliah |
PENGENDALIAN MUTU PANGAN |
|||
Kode Mata Kuliah |
TB230715 |
Minggu ke- |
Sub
CP-MK (sebagai kemampuan
akhir yang diharapkan) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk
Penilaian |
Metode Pembelajaran
(Estimasi Waktu) |
Materi Pembelajaran
(Pustaka) |
Bobot Penilaian
(%) |
|||
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
|||
1 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Mampu menjelaskan pengertian pengendalian mutu pangan (tematik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
Dasar Dasar Mutu Pangan Modul Pengendalian Mutu Pangan, 2017 |
2 |
|||
2 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian metode metode pengendalian afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
mampu menjelaskan pengertian metode metode pengendalian mutu pangan(tematik) |
Ketepatan menjelaskan pengertian metode metode pengendalian mutu pangan |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
metode metode pengendalian mutu pangan 1Agus Ahyari. 2002. Manajemen Produksi : Pengendalian Produksi (Edisi keempat). Penerbit BPFE, FE UGM. Yogyakarta. 2. Bambang Kartika, Pudji Hastuti, dan Wahyu Supartono. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. PAU Pangan dan Gizi, UGM. Yogyakarta. 3. Endang S. Rahayu dan Tyas Utami. 2006. Hand out Pengendalian Mutu dan Hazard Analysis and Critical Control Point. Materi Pelatihan Keamanan Pangan dan ISO 9000 versi 2004 tanggal 28 Juli – 28 Agustus 2006. Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM. Yogyakarta. 4. Herschdoerfer, S. M. 1984. Quality Control in the Food Industry Volume 1 (Second edition). Academic Press Inc. London. |
2 |
|||
3 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian HACCP dan penerapanya di dalam dunia industri makanan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Mampu menjelaskan pengertian HACCP dan penerapanya di dapam dunia industri makanan (holistik) |
ketepatan Mampu menjelaskan pengertian HACCP dan penerapanya di dapam dunia industri makanan |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
pengertian HACCP dan penerapanya di dapam dunia industri makanan 1.Nani Ratnaningsih dan Ichda Chayati. 2010. Labsheet Pengendalian Mutu Pangan. Jurusan PTBB, FT UNY. Yogyakarta. 2.Nani Ratnaningsih. 2010. Diktat Pengendalian Mutu Pangan. Jurusan PTBB, FT UNY. Yogyakarta |
2 |
|||
4 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian sifat sifat sensorik afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Mampu menjelaskan pengertian sifat sifat sensorik (integratif) |
Mampu menjelaskan pengertian sifat sifat sensorik afektif |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
pengertian sifat sifat sensorik afektif Stone, H. dan J. L. Sidel. 1993. Sensory Evaluation Practices (Second Edition). Academic Press Inc. San Diego, California, USA |
2 |
|||
5 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian prinsip-prinsip uji sensorik afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Mampu menjelaskan pengertian sifat sifat sensorik produk (tematik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
sifat sifat sensorik produk Stone, H. dan J. L. Sidel. 1993. Sensory Evaluation Practices (Second Edition). Academic Press Inc. San Diego, California, USA |
2 |
|||
6 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran mutu bahan makanan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
mampu menjelaskan pengukuran mutu bahan makanan(tematik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
pengukuran mutu bahan makanan Nani Ratnaningsih dan Ichda Chayati. 2010. Labsheet Pengendalian Mutu Pangan. Jurusan PTBB, FT UNY. Yogyakarta. 6. Nani Ratnaningsih. 2010. Diktat Pengendalian Mutu Pangan. Jurusan PTBB, FT UNY. Yogyakarta. 7. Resurreccion, A.V.A. 1998. Consumer Sensory Testing for Product Development. Aspen Publisher. Gaithersburg, Maryland, USA |
2 |
|||
7 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran mutu produk(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
mampu menjelasakan pengukuran mutu produk (tematik) |
Ketepatan menjelaskan, menggali, dan mengetahui karakteristik produk |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
pengukuran mutu produk Modul Pengendalian Mutu Pangan, 2017 |
2 |
|||
8 |
UTS : Ujian Tengah Semester |
20 |
|||||||
9 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengukuran proses produk pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
mahasiswa mampu menjelaskan prosedur pengukuran proses produk pangan ( interaktif) |
Ketepatan menjelaskan, menggali, dan mengetahui prosedur pengukuran proses produk pangan |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
prosedur pengukuran proses produk pangan Y. Marsono. 2006. Hand out Good Manufacturing Practices dan Sanitation Standard Operation Procedures. Materi Pelatihan Keamanan Pangan dan ISO 9000 versi 2004 tanggal 28 Juli – 28 Agustus 2006. Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM. Yogyakarta |
2 |
|||
10 | Mahasiswa mampu menjelaskan tentang macam macam uji mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang macam macam uji mutu pangan (holistik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
macam macam uji mutu pangan 1. Agus Ahyari. 2002. Manajemen Produksi : Pengendalian Produksi (Edisi keempat). Penerbit BPFE, FE UGM. Yogyakarta. 2. Bambang Kartika, Pudji Hastuti, dan Wahyu Supartono. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. PAU Pangan dan Gizi, UGM. Yogyakarta. |
2 |
|||
11 | Mahasiswa mampu melakukan tes uji treshold afektif(20%)kognitif(20%) dan psikomotorik(60%) |
mampu melakukan tes uji treshold (interaktif) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
uji treshold Stone, H. dan J. L. Sidel. 1993. Sensory Evaluation Practices (Second Edition). Academic Press Inc. San Diego, California, USA |
10 |
|||
12 | Mahasiswa mampu menjelaskan profil sensoris afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
Ketepatan dalam menjelaskan profil sensoris (holistik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
profil sensorik Resurreccion, A.V.A. 1998. Consumer Sensory Testing for Product Development. Aspen Publisher. Gaithersburg, Maryland, USA |
5 |
|||
13 | Mahasiswa mampu menjelaskan profil sensoris afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
menjelaskan dengan tepat profil sensoris dengan melakukan uji trheshold dan sensorik lainya (integratif) |
praktikum uji sensorik, dengan test sensorik langsung ke beberpa produk |
Prakek langsung 2x50' belajar mandiri 2x50' |
Threshold test, Ranking test, Hedonic scale test Resurreccion, A.V.A. 1998. Consumer Sensory Testing for Product Development. Aspen Publisher. Gaithersburg, Maryland, USA. 8. Stone, H. dan J. L. Sidel. 1993. Sensory Evaluation Practices (Second Edition). Academic Press Inc. San Diego, California, USA. |
2 |
|||
14 | Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian pengawasan pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
ketepatan menjelaskan pengawasan pengendalian mutu (holistik) |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
Pengawasan Pengendalian Mutu Produk Y. Marsono. 2006. Hand out Good Manufacturing Practices dan Sanitation Standard Operation Procedures. Materi Pelatihan Keamanan Pangan dan ISO 9000 versi 2004 tanggal 28 Juli – 28 Agustus 2006. Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM. Yogyakarta. |
5 |
|||
15 | Mahasiswa mampu menjelaskan monitoring dan evaluasi pengendalian mutu pangan afektif(40%)kognitif(40%) dan psikomotorik(20%) |
monitoring dan evaluasi pengendalian mutu pangan (integratif) |
Ketepatan menjelaskan pengertian |
kuliah TM 2x50' tugas terstruktur 2x50' belajar mandiri 2x50' |
monitoring dan evaluasi pengendalian mutu pangan Nani Ratnaningsih. 2010. Diktat Pengendalian Mutu Pangan. Jurusan PTBB, FT UNY. Yogyakarta. 7. Resurreccion, A.V.A. 1998. Consumer Sensory Testing for Product Development. Aspen Publisher. Gaithersburg, Maryland, USA |
10 |
|||
16 |
UAS : Ujian Akhir Semester |
30 |
|||||||
.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Tentang Pengembang
![]() |
Praseptia Gardiarini lahir di Balikpapan pada tanggal Jabatan fungsional Lektor Jurusan PERHOTELAN Program Studi Tata Boga |
|