.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Email Pengembang RPS:aco.wahyudi@poltekba.ac.id |
Generated by SPMI apps :@April 4, 2025, 3:15 pm Form. Code: FRM/AK/08.133.0 |
|
JURUSAN TEKNIK SIPIL |
|
||||||
PROGRAM
STUDI TEKNOLOGI REKAYASA KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN |
||||||||
RENCANA
PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) T.A 2022/2023 |
||||||||
MATA KULIAH |
KODE |
BOBOT SKS |
JAM/SMT |
SEMESTER |
TANGGAL PENYUSUNAN |
|||
T |
P |
TOTAL |
||||||
Konstruksi Beton Pra-Tegang |
JJ350222 |
2 |
0 |
2 |
28 |
5 |
30-08-2022 |
|
OTORISASI |
DOSEN PENGEMBANG RPS |
KETUA PROGRAM STUDI |
||||||
Scan QR untuk Akses
Dokumen ini |
|
|
||||||
Ir.. Aco Wahyudi Efendi S.T., M.T |
Mohamad Isram M. Ain S.T., M.Sc. |
|||||||
NIP/NIK. 1117118003 |
NIP/NIK. 2018.90.003 |
|||||||
Capaian Pembelajaran
(CPL) |
CPL
- PRODI |
|||||||
SIKAP |
||||||||
(S-2) Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika |
||||||||
PENGETAHUAN |
||||||||
(P-2) Menguasai prinsip dan teknik perancangan rekayasa meliputi ilmu bahan, mekanika (mekanika teknik, mekanika tanah, mekanika fluida), sistem transportasi darat, hidrologi, rekayas geoteknik, rekayasa jalan, rekayasa struktur jembatan, rekayasa konstruksi, dan rekayas lingkungan jalan |
||||||||
KETRAMPILAN
UMUM |
|
|||||||
(KU-1) Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakuka pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan (KU-2) Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur (KU-3) Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilka prototype, prosedur baku, desain atau karya seni. |
||||||||
KETERAMPILAN
KHUSUS |
||||||||
(KK-1) Mampu menerapkan matematika terapan, sains alam (fisika, kimia), sains rekayasa dan prinsip rekayasa untuk melakukan perancangan, pelaksanaan dan pengawasan bangunan jalan da jembatan skala menengah 1 (KK-2) Mampu merumuskan esensi perancangan bangunan jalan dan jembatan sesuai dengan Standar Indonesia dan/atau Standar Internasional 2 |
||||||||
Capaian Mata Kuliah
(CP-MK) |
CP
- MK |
|||||||
Mampu memahami apa yang dimaksud prategang (P2, KU1, KU2, KU3, KK1). Mampu mengenal konsep balok prategang termasuk komponen-komponennya (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). Mampu menghitung Kehilangan Gaya Prategang (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). Mampu merancang akibat geser dan torsi pada balok prategang (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). Mampu merancang balok prategang pada statis tak tentu (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). Mampu menghitung kemampuan layan balok prategang (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2) Mampu merencanakan balok prategang tahan gempa (S2, P2, KU1, KU2, KU3, KK1, KK2). |
||||||||
KEMAMPUAN
AKHIR SETIAP PERTEMUAN (Sub-CPMK) |
||||||||
1. Mampu memahami apa yang dimaksud prategang. [C1, C2, C5, P2, A1, A2, A3] 2. Mampu mengenal konsep balok prategang termasuk komponenkomponennya. [C1, C2, C5, P2, A1, A2, A3] 3. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 4. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 5. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 6. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 7. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 9. Mampu menghitung Kehilangan Gaya Prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 10. Mampu merancang akibat geser dan torsi pada balok prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 11. Mampu merancang balok prategang pada statis tak tentu. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 12. Mampu merancang balok prategang pada statis tak tentu. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 13. Mampu menghitung kemampuan layan balok prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 14. Mampu merencanakan balok prategang tahan gempa. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] 15. Mampu merencanakan balok prategang tahan gempa. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] UTS UAS |
||||||||
Deskripsi Mata Kuliah |
Matakuliah Konstruksi Beton Pra-Tegang mempelajari tentang perancangan, analisis, dan aplikasi struktur beton prategang dan pracetak. |
|||||||
Materi Pembelajaran/
Pokok Bahasan |
1. Pemahaman umum, Foto atau ilustrasi contoh penggunaan prategang pada konstruksi. |
|||||||
Pustaka |
Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
|||||||
Media Pembelajaran |
Media : Perangkat Lunak: Bridgelink, LISA, SANSPRO Perangkat Keras: Laptop dan LCD Proyektor |
|||||||
Dosen Pengampu |
Aco Wahyudi Efendi, |
Mata Kuliah |
Konstruksi Beton Pra-Tegang |
|||
Kode Mata Kuliah |
JJ350222 |
Minggu ke- |
Sub
CP-MK (sebagai kemampuan
akhir yang diharapkan) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk
Penilaian |
Metode Pembelajaran
(Estimasi Waktu) |
Materi Pembelajaran
(Pustaka) |
Bobot Penilaian
(%) |
|||
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
|||
1 | 1. Mampu memahami apa yang dimaksud prategang. [C1, C2, C5, P2, A1, A2, A3] |
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang gambaran umum prategang |
Kriteria: kesesuaian
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60”
|
Pemahaman umum. 1. Prestressed Concrete, Edward G Nawy |
2 |
|||
2 | 2. Mampu mengenal konsep balok prategang termasuk komponenkomponennya. [C1, C2, C5, P2, A1, A2, A3] |
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang gambaran umum prategang |
Kriteria:
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60” |
Konsep dasar. Material dan sistemprategang. 1. Prestressed Concrete, Edward G Nawy |
2 |
|||
3 | 3. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu menerepkan kesesuaian tahapan perhitungan |
Kriteria: Kesesuaian dan sistematika
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 5x(2x50”) TT: 5x60” BM: 5x60” |
Perencanaan balok akibat lentur dengan cara elastis dan ultimate (gaya prategang efektif diasumsikan). Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
4 | 4. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu menerepkan kesesuaian tahapan perhitungan |
Kriteria: Kesesuaian dan sistematika
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif)
TM: 5x(2x50”) TT: 5x60” BM: 5x60” |
Perencanaan balok akibat lentur dengan cara elastis dan ultimate (gaya prategang efektif diasumsikan). Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
5 | 5. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu menerepkan kesesuaian tahapan perhitungan |
Kriteria: Kesesuaian dan sistematika
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif)
TM: 5x(2x50”) TT: 5x60” BM: 5x60” |
Perencanaan balok akibat lentur dengan cara elastis dan ultimate (gaya prategang efektif diasumsikan). Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
6 | 6. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu menerepkan kesesuaian tahapan perhitungan |
Kriteria: Kesesuaian dan sistematika
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif)
TM: 5x(2x50”) TT: 5x60” BM: 5x60” |
Perencanaan balok akibat lentur dengan cara elastis dan ultimate (gaya prategang efektif diasumsikan). Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary 3 |
3 |
|||
7 | 7. Mampu merancang balok prategang akibat lentur pada statis tertentu termasuk end blok. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu menerepkan kesesuaian tahapan perhitungan |
Kriteria: Kesesuaian dan sistematika
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif)
TM: 5x(2x50”) TT: 5x60” BM: 5x60” |
Perencanaan balok akibat lentur dengan cara elastis dan ultimate (gaya prategang efektif diasumsikan). Pustaaaka Utama: E.G.Nawy, 2003, Prestressed Concrete, A Fundamental Approach, 4th Ed., Prentice Hall, Eng.Cliffs NJ. Nilson, A.H. et al., 2010, Design of Concrete Structures, 14th, Mc. Graw-Hill, N.Y. A.E. Naaman, 2004, Prestressed Concrete Analysis and Design, Fundamentals, 2nd.Ed., Techno Press 3000, Michigan 48105. Andri Budiadi, 2008,Desain Praktis Beton Prategang, Andi Offset, Yogyakarta BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
8 | UTS |
UTS : Ujian Tengah Semeter |
30 |
||||||
9 | 9. Mampu menghitung Kehilangan Gaya Prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60” |
Prestress Losses jangka pendek dan jangka panjang. BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
10 | 10. Mampu merancang akibat geser dan torsi pada balok prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60” |
Perencanaan geser dan torsi BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
11 | 11. Mampu merancang balok prategang pada statis tak tentu. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu dan memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas
|
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60 |
Perencanaan balok statis tak tentu BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
12 | 12. Mampu merancang balok prategang pada statis tak tentu. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu dan memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60 |
Perencanaan balok statis tak tentu BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
13 | 13. Mampu menghitung kemampuan layan balok prategang. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu dan memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60 |
Perhitungan lawan lendut, lendutan dan lebar retak BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
14 | 14. Mampu merencanakan balok prategang tahan gempa. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu dan memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60 |
Perencanaan balok prategang tahan gempa BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
15 | 15. Mampu merencanakan balok prategang tahan gempa. [C1, C2, C3, C4, C5, C6, P2, A1, A2, A3, A4, A5] |
Mahasiswa mampu dan memahami peraturan dan sistematis penyusunan laporan perhitungan |
Kriteria: kesesuaian dan sistematika Bentuk nontest: Presentasi dan dokumen tugas |
Ceramah, Praktik, Diskusi (Interaktif, SCL, kontektual, scientific, integratif) TM: 2x50” TT: 60” BM: 60 |
Perencanaan balok prategang tahan gempa BSN, 2013, SNI 2847:2013 – Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta. ACI, 2011, ACI 318M-11 – Building Code Requirements for Structural Concrete, Farmington Hills. Elliot, K.S., 2002, Precast Concrete Structures, Butterworth Heinemann Publication. Elliot K.S. and Tovey, a.K., 1996, Precast Concrete Frame Building, Design Guide, British Cement Association, BCA’s Publisher PCI, Precast/Prestressed Concrete Institute, 1985, PCI Design Handbook, third edition, Chicago, Illinois. ACI T1.1-01, 1999, Acceptance Criteria for Moment Frames based on Structural Testing and Commentary |
3 |
|||
16 | UAS |
UAS : Ujian Akhir Semester |
30 |
||||||
.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Tentang Pengembang
![]() |
Aco Wahyudi Efendi lahir di Samboja pada tanggal 17-11-1980 Jabatan fungsional Tenaga Pengajar Jurusan TEKNIK SIPIL Program Studi Teknik Sipil |
|