.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Email Pengembang RPS:auzan.tawadlu@poltekba.ac.id |
Generated by SPMI apps :@April 4, 2025, 3:11 pm Form. Code: FRM/AK/08.133.0 |
|
JURUSAN PERHOTELAN |
|
||||||
PROGRAM
STUDI PENGELOLAAN PERHOTELAN |
||||||||
RENCANA
PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) T.A 2024/2025 |
||||||||
MATA KULIAH |
KODE |
BOBOT SKS |
JAM/SMT |
SEMESTER |
TANGGAL PENYUSUNAN |
|||
T |
P |
TOTAL |
||||||
Kewirausahaan |
MP350121 |
1 |
2 |
3 |
70 |
5 |
02-09-2024 |
|
OTORISASI |
DOSEN PENGEMBANG RPS |
KETUA PROGRAM STUDI |
||||||
Scan QR untuk Akses
Dokumen ini |
|
|
||||||
Auzan Tawadlu Akba, S.Ab., M.Par S.Ab., M.Par |
Ranti Rustika S.S., M.Sc. |
|||||||
NIP/NIK. 199305312024061001 |
NIP/NIK. 199104022019032018 |
|||||||
Capaian Pembelajaran
(CPL) |
CPL
- PRODI |
|||||||
SIKAP |
||||||||
(S-3) Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa (S-10) Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan |
||||||||
PENGETAHUAN |
||||||||
(P-7) Konsep teoretis kepemimpinan, teamwork dan perilaku organisasi secara umum |
||||||||
KETRAMPILAN
UMUM |
|
|||||||
(KU-11) Mampu menyusun perencanaan pengadaan, pencatatan, pendistribusian, perkiraan perawatan dan penghapusan aset untuk kegiatan operasional hotel yang memenuhi standar kualitas di hotel berskala kecil maupun hotel berskala besar yang dapat dibuktikan dengan peningkatan efisiensi biaya operasional. |
||||||||
KETERAMPILAN
KHUSUS |
||||||||
(KK-3) Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang keahliannya untuk menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni (KK-4) Mampu menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni yang mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi (KK-6) Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerjasama dan hasil kerjasama di dalam maupun di luar lembaganya |
||||||||
Capaian Mata Kuliah
(CP-MK) |
CP
- MK |
|||||||
Mahasiswa mampu menanamkan jiwa kewirausahaan pada indidivu seperti etos kerja yang baik, motif berprestasi, kemandirian, Mahasiswa mampu mengembangkan entrepreneurial skills secara meluas melalui jalur pendidikan Mahasiswa mampu menganalisa peluang usaha |
||||||||
KEMAMPUAN
AKHIR SETIAP PERTEMUAN (Sub-CPMK) |
||||||||
Mahasiswa mampu mengenal dan memahami pentingnya kewirausahaan Mahasiswa mampu memahami dan memiliki karakter seorang wirausaha Mahasiswa mampu berpikir mengenai perubahan Mahasiswa mampu berpikir kreatif Mahasiswa mampu berorientasi pada tindakan Mahasiswa mampu mengambil risiko Mahasiswa mampu menjelaskan kepemimpinan Mahasiswa mampu menjelaskan etika bisnis dan tanggung jawab sosial Mahasiswa mampu menjelaskan, menggali, dan mengetahui karakteristik faktor X Mahasiswa mampu mencari gagasan usaha Mahasiswa mampu menjelaskan pemasaran Mahasiswa mampu menganalisis peluang usaha baru Mahasiswa mampu merancang strategi usaha Mahasiswa mampu memiliki spirit berwirausaha |
||||||||
Deskripsi Mata Kuliah |
Matakuliah Kewirausahaan mempelajari internalisasi sistem nilai yang terkandung dalam entreprneurship, yakni kemandirian, berpikir kreatif, soft-skill, keterampilan interpersonal, komunikasi persuasif, kerja keras, persistensi, dan lainnya. Pada akhirnya, dampak jangka panjang yang diharapkan dari pembentukan nilai-nilai tersebut adalah kemampuan menangkap dan mengkreasikan peluang menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual dan nilai tambah. | |||||||
Materi Pembelajaran/
Pokok Bahasan |
1. Kewirausahaan 2. Membangun karakter wirausaha 3. Berpikir perubahan dan kreatif 4. Berorientasi pada tindakan 5. Pengambilan risiko 6. Kepemimpinan 7. Etika bisnis 8. Factor X 9. Mencari gagasan usaha 10. Pemasaran 11. Manajemen keuangan 12. Strategi dan peluang usaha baru |
|||||||
Pustaka |
Pustaka Utama: 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu
2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta
3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.
4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria.
5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International
6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan
7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
|||||||
Media Pembelajaran |
Media : 1. LCD proyektor, lap top, white board
2. Hand out |
|||||||
Dosen Pengampu |
Auzan Tawadlu Akba, S.Ab., M.Par, |
Mata Kuliah |
Kewirausahaan |
|||
Kode Mata Kuliah |
MP350121 |
Minggu ke- |
Sub
CP-MK (sebagai kemampuan
akhir yang diharapkan) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk
Penilaian |
Metode Pembelajaran
(Estimasi Waktu) |
Materi Pembelajaran
(Pustaka) |
Bobot Penilaian
(%) |
|||
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
|||
1 | Mahasiswa mampu mengenal dan memahami pentingnya kewirausahaan 2. Mahasiswa mampu memiliki spirit berwirausaha |
Ketepatan Memahami RPS Memiliki motivasi berwirausaha secara realitas maupun spiritual/religitas |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Spiritual/religitas berwirausaha 2. Pentingnya membangun spirit/jiwa wirausaha untuk kemajuan pribadi maupun bangsa Indonesia 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
2 | Mahasiswa mampu memahami dan memiliki karakter seorang wirausaha |
Ketepatan menjelaskan pengertian wirausaha, karakter wirausaha, merumuskan indikator setiap karakter wirausaha, menerapkan karakter wirausaha dalam kehidupan sehari-hari |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Pengertian kewirausahaan 2. Karakter wirausaha 3. Pengembangan dan penjabaran Indikator karakter wirausaha yang berbasis ilmu pendidikan. 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
3 | Mahasiswa mampu berpikir mengenai perubahan |
Ketepatan berpikir mengenai perubahan |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Memberikan pemahaman pentingnya perubahan dan peranan mindset (pola pikir) 2. Menjabarkan perubahan mindset 3. Mengenalkan mindset entrepreneur 4. Mengenalkan teori kecerdasan finansial 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
4 | Mahasiswa mampu berpikir kreatif |
Ketepatan berpikir kreatif |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. Tes : Qiuz |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Mengenalkan kreativitas sebagai modal penting seorang wirausahawan 2. Menjelaskan hambatan berpikir kreatif yang dapat menghambat progress sebuah usaha 3. Mengenalkan cara mengukur potensi kreatif 4. Mengenalkan cara meningkatkan kreativitas dan membebaskan diri dari belenggu 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
5 | Mahasiswa mampu berorientasi pada tindakan |
Ketepatan berorientasi pada tindakan |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Mempelajari salah satu karakter yang perlu dikembangkan sebagai calon wirausahawan yaitu senantiasa berorientasi pada tindakan 2. Memahami tindakan dan sikap yang perlu dimiliki untuk dapat menjadi pribadi yang berorientasi pada tindakan 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
6 | Mahasiswa mampu mengambil risiko |
Ketepatan mengambil risiko |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan konsep resiko 2. Menjelaskan bagaimana pengambilan resiko dilakukan 3. Mengidentifikasi resiko-resiko yang potensial terjadi ketika memulai usaha 4. Menjelaskan pengelolaan resiko 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
7 | Mahasiswa mampu menjelaskan kepemimpinan |
Ketepatan menjelaskan kepemimpinan |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan pentingnya kepemimpinan bagi seorang wirausaha 2. Menjelaskan perbedaan manager dan pemimpin 3. Menjelaskan teori kepemimpinan awal 4. Menjelaskan teori kepemimpinan kontemporer 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
2 |
|||
8 |
UTS : Ujian Tengah Semester |
20 |
|||||||
9 | Mahasiswa mampu menjelaskan etika bisnis dan tanggung jawab sosial |
Ketepatan menjelaskan etika bisnis dan tanggung jawab sosial |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Perlunya etika dalam berbisnis 2. Prinsip-prinsip etika bisnis 3. Tanggung jawab dalam bisnis 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
5 |
|||
10 | Mahasiswa mampu menjelaskan, menggali, dan mengetahui karakteristik faktor X |
Ketepatan menjelaskan, menggali, dan mengetahui karakteristik faktor X |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan pengertian faktor ”X” 2. Menemukan dan menggali faktor ”X” 3. Menjelaskan sikap-sikap menghadapi faktor ”X” 4. Menjelaskan tipe dan karakteristik faktor ”X” 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
5 |
|||
11 | Mahasiswa mampu mencari gagasan usaha |
Ketepatan mencari gagasan usaha |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan cara-cara mencari gagasan baru 2. Menjelaskan bidang usaha kelompok kreatif 3. Menjelaskan bidang usaha kelompok konsultatif 4. Menjelaskan bidang usaha kelompok pelayanan 5. Menjelaskan bidang usaha kelompok analitis 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
5 |
|||
12 | Mahasiswa mampu menjelaskan pemasaran |
Ketepatan menjelaskan pemasaran |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan konsep pemasaran 2. Menjelaskan strategi dan taktik pemasaran 3. Menjelaskan konsep bauran pemasaran 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
5 |
|||
13 | Mahasiswa mampu menjelaskan pemasaran |
Ketepatan menjelaskan pemasaran |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Menjelaskan konsep pemasaran 2. Menjelaskan strategi dan taktik pemasaran 3. Menjelaskan konsep bauran pemasaran 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
5 |
|||
14 | Mahasiswa mampu menganalisis peluang usaha baru |
Ketepatan membuat analisis SWOT , membuat gagasan produk baru, Mengidentifikasi peluang usaha baru, menganalisis peluang usaha baru |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Analisis SWOT 2. Analisis Internal & Eksternal 3. Gagasan Produk baru (konsep produk, konsep marketing, konsep integrated/mencipta kan kebutuhan pasar) 4. Identifikasi dan analisis peluang usaha baru 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
6 |
|||
15 | Mahasiswa mampu merancang strategi usaha |
Ketepatan menyusun Perencanaan Usaha, mengelola permodalan serta menghitung BEP |
Kriteria : ketepatan dan pemahaman materi. Bentuk non-test : diskusi. tes : Quiz |
Kuliah dan diskusi TM 2x (2x50') |
1. Komponen Perencanaan Usaha 2. mengelola permodalan 3. Menghitung BEP 1. Abdullah Gymnastiar. (2006). Melipatgandakan Kekayaan dengan Kecerdasan Spiritual. Bandung. Solusi Qalbu 2. Buchari Alma. (2006). Kewirausahaan. Edisi kesepuluh. Bandung: Alfabeta 3. Geoffrey G. Meredith dkk. (1996) Kewirausahaan, Teori dan Praktek. Edisi kelima. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. 4. Justin G. Longenecker dkk.(2001). Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: PT. Salemba Emban Patria. 5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2008), Entrepreneurship, Singapore: McGraw-Hill International 6. Hall, D. (2004). Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, Bandung: Kaifa-Mizan 7. Rusman Hakim. (1998). Kiat Sukses Berwiraswasta. Edisi Kedua. Jakarta: PT Elex Media Media Komputindo. |
10 |
|||
16 |
UAS : Ujian Akhir Semester |
20 |
|||||||
.::TOWARD green CAMPUS POLTEKBA::.
Tentang Pengembang
![]() |
Auzan Tawadlu Akbar lahir di Balikpapan pada tanggal 31 Mei 1993 Jabatan fungsional Asisten Ahli Jurusan PERHOTELAN Program Studi Pengelolaan Perhotelan |
|